Home / Tak Berkategori

Rabu, 30 November 2022 - 08:11 WIB

Terdakwa Medina Zein Menyatakan Sikap Eksepsi, Dengan Dakwaan JPU di PN Surabaya

Foto:terdakwa dalam sidang berada di rutan pondok bambu saat telcon di ruang sidang cakra pengadilan negeri surabaya

Foto:terdakwa dalam sidang berada di rutan pondok bambu saat telcon di ruang sidang cakra pengadilan negeri surabaya

Surabaya, – Sidang perkara sangkaan menawarkan produk tas bermerk Hermes padahal palsu melibatkan Medina Zein sebagai terdakwa bergulir di Pengadilan Negeri Surabaya, pada Selasa (29/11/2022).

Dipersidangan tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tanjung Perak Surabaya, Ugik Brahmantyo, usai bacakan dakwaannya, di reaksi secara tegas oleh, terdakwa yakni, melakukan eksepsi.

” Saya eksepsi atas dakwaan JPU Yang Mulia, melalui, Penasehat Hukumnya ,” ujar terdakwa.

Sebagaimana diketahui, dakwaan JPU, disebutkan, pada 28 Juni 2021, terdakwa menawarkan barang, mempromosikan barang dengan potongan harga.

Foto:terdakwa dalam sidang berada di rutan pondok bambu saat telcon di ruang sidang cakra pengadilan negeri surabaya

Melalui penawaran terdakwa meminta Uci Flowdea Sudjiati guna transfer sejumlah uang ke rekening atas nama Medina Global Indonesia juga ke rekening atas nama terdakwa.

Selanjutnya, terdakwa mengirim 3 tas merk Hermes produk Prancis ke Uci Flowdea Sudjiati (korban) melalui Firda. Kemudian, korban memeriksa tas tersebut.

Alhasil, ke tiga tas diyakini, korban tidak sesuai dan membatalkan pembelian. Dari pembatalan korban pihak terdakwa tidak keberatan namun, terdakwa justru menawarkan kembali tas merk Hermes yang diakuinya, adalah milik pribadi.

Selain itu, terdakwa meyakinkan korban bahwa barang milik pribadi terdakwa adalah asli 1000 persen.

Lagi lagi, korban mengetahui barang tersebut, tidak sesuai keasliannya, hingga korban merasa dirugikan terdakwa sebesar 1 Milyar lebih.

Atas perbuatannya, JPU menjerat terdakwa sebagaimana yang diatur dalam pasal 62 ayat (1) Juncto pasal 9 ayat (1) huruf a Undang Undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen atau pasal 378 KUHP. (Art)

READ  Rutin personil polsek banama tingang sosialisasi tentang larangan karhutla.

Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Dukung Tugas Patroli Perairan, Anggota Satpolairud Lakukan Pemeliharaan Kapal Patroli

Tak Berkategori

Cegah TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang) Personel Polsek Maliku laksanakan Imbauan

Tak Berkategori

Bhabinkamtibmas Food Estate Bagikan Himbauan Karhutla dan Maklumat Kapolda Kalteng

Tak Berkategori

Sat Lantas Polres Pulang Pisau Lakukan Penling, Upaya Kamseltibcarlantas

Tak Berkategori

Polsek maliku laksanakan Maskerisasi dan Imbauan Prokes secara mobile

Tak Berkategori

Personel Satlantas Polres Pulang Pisau Berikan Teguran Humanis kepada Pengendara yang Tak Gunakan Helm

Tak Berkategori

Personil Polsek Pandih Batu Sosialisasi Dumas Layanan Call Center Polsek Pandih Batu

Tak Berkategori

Sat Binmas Polres Pulang Pisau selalu meingatkan untuk mematuhi Protokol kesehatan serta membagikan Masker.