Program Sekolah Penggerak, Wali Kota: Diperlukan SDM Unggul

 

Sinarrayanews.com || BANDUNG – Program Sekolah Penggerak memerlukan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul.

“Sekolah Penggerak sangat memerlukan penggerak, sangat memerlukan sumber daya manusia yang unggul, diawali oleh kepala sekolah dan guru di sekolah tersebut. Maka tentu tidak berlebihan jika saya berharap bapak, ibu nantinya dapat menjadi kepala sekolah penggerak tingkat SMP yang berkualitas dan mampu mensukseskan program sekolah penggerak,” harap Wali Kota Tegal, H. Dedy Yon Supriyono saat membuka Workshop Pendampingan Calon Kepala Sekolah Penggerak Angkatan 2 Jenjang SMP Negeri/Swasta Se-Kota Tegal tahun 2021, Selasa (2/11/2021) malam di Hotel Jayakarta Bandung.

Hadir mendampingi Wali Kota, Sekertaris Daerah Kota Tegal, Johardi.
Inspektur Kota Tegal Imam Badaruddin, Asisten I Dyah Kemala Sintha, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal Ismail Fahmi dan OPD terkait di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal serta para peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah SMP negeri/swasta.

Dikatakan Wali Kota, Program Sekolah Penggerak diharapkan menjadi penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya, dengan adanya sekolah penggerak ini nantinya kondisi sekolah bisa bergerak satu hingga dua tahap lebih maju.

“Oleh karena itu kepala sekolah dan guru dalam sekolah penggerak harus berpikiran, berpendidikan dan berwawasan lebih maju lagi daripada sekolah itu sendiri,” harap Wali Kota.

Dijelaskan Wali Kota, Program Sekolah Penggerak merupakan upaya mewujudkan visi pendidikan Indonesia dalam mewujudkan sekolah yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila.

“Program Sekolah Penggerak berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik atau menyeluruh. Ini berarti mencakup kompetensi (Literasi dan Numerasi) serta karakter,” jelas Wali Kota.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tegal, Johardi menyampaikan dengan adanya workshop ini dapat menjadikan kualitas dan profesional meningkat.

“Dengan adanya workshop ini apalagi dihadiri oleh Wali Kota menjadikan bangga dan semangat bagi kepala sekolah. Ini baru ada dua tahun kemarin, semoga tahun ini ada peningkatan dan workshop ini semakin bisa meningkatkan pemahaman dan profesionalitas,” harap Johardi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal Ismail Fahmi, menjelaskan berdasarkan keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah NOMOR 6555/C/HK.00/2021 Tentang Penetapan Satuan Pendidikan Pelaksana Program Sekolah Penggerak, Kota Tegal ditetapkan 9 Sekolah yang melaksanakan Program sekolah Penggerak.

Disebutkan Fahmi, sembilan sekolah yang mengikuti Program Sekolah Penggerak yaitu, TK Pelita Hati dan TK Masyitoh VIII, SD Negeri Randugunting 6, SD Negeri Randugunting 7, SD Negeri Keturen 1, SD THHK dan SD PUI.

“Sedangkan untuk jenjang SMP yaitu SMP Negeri 1 dan SMP THHK,” jelas Fahmi.

Ditambahkan Fahmi, dalam pelaksanaan Program Sekolah Penggerak Angkatan ke-2 ini, jumlah Kepala Sekolah yang mendaftar sebanyak 103 Kepala Sekolah TK, SD dan SMP Negeri/Swasta yaitu TK 38 sekolah (dari total 70 kepala sekolah dari 72 sekolah atau sekitar 54,3%),
SD 39 Sekolah (dari total 90 kepala sekolah dari 123 sekolah, 6 Kepala Sekolah menjadi pengawas, 25 Kepala Sekolah purna tugas tahun 2022 atau sekitar 60,0%) dan SMP sebanyak 26 sekolah (dari total 34 kepala sekolah dari 34 sekolah atau sekitar 76,5%).

Dijelaskan Fahmi, pelaksanaan seleksi Kepala Sekolah Penggerak angkatan ke-2 ini masih berproses pada seleksi tahap I (administratif) yaitu pengisian essay dan pemenuhan berkas pendukung.(fauzi SR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.