Pahlawanku Inspirasiku, Satgas Pamtas TNI Yonmek 403/WP Sambut Hari Pahlawan dengan Pergencar Layanan Kesehatan Untuk Masyarakat di Wilayah Perbatasan RI-PNG

 

SINARRAYANEWS.COM || PEGUNUNGAN BINTANG, – Dalam rangka memperingati hari pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November 2021 dengan tema “Pahlawanku Inspirasiku,” dengan berpedoman tema tersebut Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista mendedikasikan sikap-sikap kepahlawanan dalam setiap pelaksanaan tugas salah satunya yaitu sikap kepedulian atas kesehatan warga binaannya, oleh karena itu tim kesehatan Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Pos Batom pergencar layanan kesehatan secara cuma-cuma kepada setiap masyarakat baik yang datang ke klinik Pos Satgas untuk berobat maupun tim kesehatan yang bertugas dilapangan dengan memberikan layanan kesehatan secara langsung ke rumah-rumah warga di Kampung Batom, Distrik Batom, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Rabu, (10/11/2021).

Dansatgas mengungkapkan bahwa pada momentum yang baik ini dalam rangka memperingati hari pahlawan mari kita memaknai nilai-nilai luhur kepahlawanan para pendahulu kita dengan saling membantu kepada sesama anak bangsa dalam hal ini kami dari Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista pergencar layanan kesehatan untuk masyarakat melalui tim kesehatan Satgas dengan tujuan agar memastikan bahwa layanan kesehatan yang kami berikan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan khususnya masyarakat yang berada di wilayah perbatasan RI-PNG.

“Kami berupaya untuk selalu dapat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat apalagi masyarakat yang sangat membutuhkan uluran tangan tim kesehatan satgas secara rutin, hal ini dilakukan agar dapat memastikan masyarakat dalam keadaan sehat dan kegiatan ini diadakan untuk mengetahui secara dini penyakit yang diderita oleh warga untuk mencegah kondisi penyakit agar tidak menjadi lebih buruk,” ucap Dansatgas.

Di tempat terpisah, Danpos Batom Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Letda Inf Halis Didik T menuturkan bahwa salah seorang masyarakat kampung Batom Bapak Stipen (47) bersama rekannya mendatangi Pos Batom dengan maksud untuk berobat karena menurut penuturannya bahwa sudah 3 hari ini dirinya menggigil disertai dengan demam panas yang hilang-timbul, kepala pusing, nafsu makan berkurang, tubuh berkeringat diiringi dengan kelelahan dan terasa nyeri pada setiap persendian tubuh.

“Setelah dilakukan pemeriksaan kepada bapak Stipen menggunakan alat pendeteksi malaria, diketahui bahwa yang bersangkutan mengalami gejala penyakit malaria tertiana, menurut keterangan tim kesehatan kami bahwa pasien positif terjangkit malaria jenis tertiana ini disebabkan karena yang bersangkutan terkena gigitan nyamuk malaria yang menularkan parasit plasmodium vivax, pengobatan untuk jenis ini dilakukan dengan memberikan obat DHP-Frimal dan Primakuin serta ditambah dengan Paracetamol.

Sementara itu, Bapak Stipen (47) sebagai salah satu warga kampung Batom mengucapkan rasa terimakasihnya kepada Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Pos Batom karena telah berkenan memberikan layanan kesehatan dengan memeriksa dan memberikan obat kepadanya yang baru diketahui bahwa dirinya mengalami malaria jenis tertiana.

“Terimakasih sekali kepada bapak-bapak TNI Pos Batom yang sudah kasih layanan kesehatan, kasih bantu saya dan masyarakat Batom lainnya yang mengalami sakit seperti saya, terimakasih juga paman (pak mantri) pos, sudah kasih obat buat kasih sembuh saya dan warga yang berobat lainnya, sehingga dapat bantu meringankan beban hidup warga,” ucap Stipen. (Pen Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/WP)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.