Melalui Inovasi Janeta, Dinsos Terima Anugrah Penghargaan Kovablik Top 30

 

Sinarrayanews.com || Surabaya – Pada pembukaan Pameran dan Simposium Inovasi Pelayanan Publik dan Penganugerahan Penghargaan Top Inovasi Terpuji KOVABLIK (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Tahun 2021, di Grand City Surabaya, Jumat (19/11/2021).

Thahjo Kumolo Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), mengapresiasi atas berbagai inovasi yang dimiliki oleh Dinas Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta sejumlah Kabupaten Kota.

“Kita saksikan Jawa Timur, Kota Pahlawan, kota Budaya, Kota Industri, Kota ulama ini, ternyata mampu memberikan pelayanan yang terbaik, mampu memberikan inovasi-inovasi yang cepat, mampu untuk menjawab tantangan-tantangan,” puji Tjahjo.

“Proses perjalanan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia sampai mewujudkan aparatur yang berinovasi, berakhlak, melayani bangsa itu, perlu sekali proses yang cukup panjang,” tandasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah, dan juga Bupati Walikota, atas inovasi pelayanan publik yang telah dikeluarkan.

“Terima kasih atas seluruh partnership yang luar biasa, penguatan di berbagai lini oleh seluruh Bupati dan Walikota, inisiasi inovasi ini, berbagai improvement yang dilakukan pemerintah Kabupaten Kota semua,” ucapnya.

Kovablik ini, lanjut Gubernur Khofifah, sebagai salah satu upaya untuk mencari best practice dari berbagai Kabupaten Kota, referensi dari berbagai inovasi Kabupaten Kota, akan terus dilakukan pendalaman secara lebih detail, untuk bisa direplikasi di tempat-tempat lain.

“Maka apa yang sudah menjadi bagian dari capaian prestasi Top 30 inovasi publik, lalu kemudian Top 45 dari inovasi publik yang dilakukan oleh Kemenpan-RB, beberapa memang kami melakukan replikasi,” imbuhnya.

Dari proses yang sudah dilakukan replikasi di berbagai daerah, lanjut Khofifah, diharapkan ada proses inovasi inovasi yang akan terus ditumbuhkembangkan.

“Kami berharap bahwa kehadiran Pak Menteri dan tim akan menjadi bagian dari penguatan inovasi yang sudah di inisiasi dan akan terus bisa dilakukan capaian-capaian yang lebih signifikan lagi. Baik di tingkat Provinsi, Kabupaten Kota, Kecamatan maupun tingkat Desa,” tandasnya.

READ  Anggota Koramil 1612-07/Satar Mese Berikan Latihan Paskibraka untuk Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-78

Sedangkan, Dinas Sosial Jawa Timur (Dinsos Jatim) mendapatkan penghargaan TOP 30 pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KOVSBLIK) 2021, melalui Inovasi Janeta (Jasa Layanan Netra) Mobile Unit.

Piagam penghargaan tersebut, diberikan oleh Menpan RB, Tjahjo Kumolo, kepada Kepala Dinas Sosial Jatim M. Alwi, dan disaksikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo.

Janeta Mobile Unit, kata Kadinsos Jatim M. Alwi, merupakan mobil yang bertujuan untuk mengembangkan potensi disabilitas netra, berbasis keluarga dan masyarakat. Namun juga bagi penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) lainnya.

“Sesuai dengan pesan Ibu Gubernur, pembinaan terhadap PMKS ini, itu berbasis keluarga dan masyarakat,” ungkapnya, Jumat (19/11/2021).

Inovasi Janeta Mobile Unit ini, salah satu bentuk pelayanan publik dari Dinas Sosial bagi masyarakat disabilitas, dimana bukan mereka yang mencari atau datang untuk mendapatkan pelayanan, tetapi petugas yang mendatangi untuk memberikan pelayanan.

“Jadi kita mendekati masyarakat masyarakat, PMKS itu. Jadi tidak hanya menunggu di UPT (Unit Pelayanan Teknis), apa yang bisa kita berikan, kitalah yang mendatangi mereka,” imbuhnya.

Diharapkan, dampak dari adanya inovasi Janeta Mobile Unit ini, meningkatkan keterampilan dasar sesuai kebutuhan netra. Serta meningkatkan kepedulian warga dan pemangku kepentingan, meningkatkan pelayanan dan menimbulkan inklusifitas masyarakat.

“Dengan adanya Janeta ini, yang merupakan salah satu bentuk upaya kita untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat dalam rangka membina PMKS,” tandasnya.

Janeta Mobile Unit, memiliki tiga peran utama, yakni pertama Edukasi, berupa pembelajaran kehidupan sehari hari, orientasi mobilitas menggunakan alat bantu, dan baca tulis braille melalui manual dan handphone.

Kedua, Pelatihan Vokasional. Berupa pelatihan pijat massage, shiatsu, refleksi, kerajinan tangan dan kompetensi lainnya. Dan ketiga adalah Penyuluhan dan visitasi bagi disabilitas dan komunitas.

READ  Pembagian Brosur Sat Lantas Polres Pulang Pisau Ingatkan Keselamatan Berlalu Lintas

Diketahui, kegiatan Pameran dan Simposium Inovasi Pelayanan Publik dan Penganugerahan Penghargaan Top Inovasi Terpuji KOVABLIK (Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik) Tahun 2021 ini, diikuti oleh 85 instansi dan 136 stand. (Dre)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *