Dandim 1612/Manggarai Pimpin Latihan Menembak Triwulan IV Kodim 1612/Manggarai TA. 2021

 

Sinarrayanews.com || Manggarai Selasa 30 November 2021 Pukul 07.45 Wita Bertempat di Lapangan Tembak Golo Lusang Kelurahan Waso Kacamatan.Langke Rembong Kabupaten.Manggarai telah dilaksanakan Kegiatan Menembak Triwulan lV Kodim 1612/Manggarai TA. 2021 yang diikuti oleh 91 Orang Anggota.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Letkol Kav Ivan Alfa, S.Sos.(Pimpinan Umum Latihan), Kapten Inf Roberto Carlos(Danlat), Lettu Inf Ignasius Labu( Wadanlat), Kapten Inf Zainuddin( Koordinator Latihan), Lettu Arh Lipris M.A. Saefatu (Koordinator Menembak Pistol), Letda Inf E. Zwingli Minggoe (Dan Unit Kodim 1612/Manggarai).

Komandan Kodim 1612/Manggarai, Letkol Kav Ivan Alfa, S.Sos memimpin langsung latihan menembak senjata ringan Triwulan IV personil Kodim 1612/Manggarai dan Koramil Jajaran di lapangan.

“Kegiatan latihan menembak di laksanakan untuk memelihara, mengasah dan meningkatkan kemampuan dasar militer prajurit Kodim 1612/Manggarai,”kata Letkol Kav Ivan Alfa, S.Sos.

Latihan menembak bagi prajurit yang di selenggarakan tersebut merupakan program kerja rutin setiap tiga bulan.

“Setiap Triwulan, prajurit Kodim 1612/Manggarai melaksanakan latihan menembak guna mengasah kemampuan setiap prajurit,”Ungkap Dandim.

Dalam latihan Menembak tersebut diantaranya menggunakan Pistol dengan materi Tembak Koreksi Pistol P1 3 butir jarak 20 m Sikap berdiri 2 tangan lesan LP dan Tembak tepat/penilaian Pistol P1 10 butir jarak 20 m Sikap berdiri 2 tangan lesan LP.

Senjata yang kedua yaitu Menembak Senapan dengan materi Tembak Koreksi Senapan SS1 V3 3 butir Sikap Tiarap lesan C1, Tembak tepat/penilaian Senapan SS1 V3 10 Butir Jarak 100 m Sikap Tiarap Lesan C1, senjata yang di gunakan adalah  SS-1 dan M-16 dengan jarak sasaran tembak sejauh 100 meter.

Walaupun pandemi Covid-19 melanda, kata dia, kemampuan dasar prajurit tidak boleh luntur, sehingga diperlukan latihan secara terprogram.

“Latihan secara terprogram dan rutin harus dilaksanakan, meski Kodim merupakan satuan teritorial yang lebih mengutamakan soft power dalam bertugas,”jelas Dandim.

Dalam situasi apapun, kata dia, kemampuan dasar seorang prajurit tidak dapat ditinggalkan begitu saja, tapi harus terus di asah dan dipertajam untuk menghadapi tantangan tugas ke depan.

“Setiap pelaksanaan latihan kita mempunyai target guna mengetahui perkembangan peningkatan kemampuan prajurit, Namun demikian faktor keamanan tetap diutamakan sehingga seluruh pendukung dan peserta harus betul-betul menerapkan prosedur keamanan dalam menembak. “Semua prajurit sama-sama bertanggung jawab atas tertibnya pelaksanaan latihan menembak sehingga kegiatan dapat berjalan aman dan lancar,”tutup Dandim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.