Seorang Oknum PNS Di Sumenep Diduga Lakukan Penipuan

SUMENEP, ( sinarrayanews.com )Oknum PNS di kabupaten Sumenep yang berinisial DLY warga Kebunan, kecamatan Kota, kabupaten Sumenep, diduga telah melanggar pasal 378 KUHP, dengan cara meminta uang sebesar Rp. 21 juta rupiah kepada korban warga Kalianget Barat, kecamatan Kalianget, kabupaten Sumenep pada tanggal 04/12/2016 lalu, dengan menjanjikan Putri korban pekerjaan di suatu Dinas Bappeda kabupaten Sumenep dan sampai saat ini putri korban tidak juga bekerja. Senin 04/05/2020.

Hal itu dibuktikan dengan adanya surat pernyataan yang dibuat atas nama oknum PNS tersebut yang berinisial DLY dan tandatangan di atas materai 6000, dengan menyatakan janji bahwa, apabila pekerjaan tersebut gagal, DLY siap akan mengembalikan uang sebesar Rp 21 jt, apabila uang tersebut tidak dikembalikan sampai tanggal 20/09/2017, DLY siap di tuntut secara hukum yang berlaku.

Yang sangat memprihatikan pihak korban sampai meminjam perhiasan dari saudaranya untuk membayarkan uang tersebut yang diminta oleh DLY, karena merasa dibohongi oleh DLY , Suami dari korban sampai sakit stroke.

Menurut informasi yang didapat, DLY seorang PNS di Pemerintah Daerah Sumenep yang diperbantukan di Kantor Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Sumenep. Jl. Asta Tinggi No.99, Temor Lorong, Kebunagung, Kota Sumenep, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur 69413.

Hasil konfirmasi awak media dengan A.Warits Ketua KPU Sumenep di tempat kerjanya, membenarkan bahwa DLY tersebut seorang PNS yang diperbantukan di KPU Sumenep.

“Ya benar dia PNS di Pemda yang diperbantukan di KPU, karena itu persoalan pribadi dia dan saya tidak tau persoalan tersebut dan persoalan itu tidak terkait dengan Institusi KPU, ya diselesaikan secara pribadi saja sama dia”. Kata A.Warits kepada awak media.

Karena akses komunikasi seluler dengan DLY tidak aktif dan kontak Wa diblokir, sehingga sampai berita ini tayang tidak bisa melakukan konfirmasi terhadap DLY. (Afandi)

Back to top button
Close
Close