LKPK Pengawas Korupsi Tanpa Gaji, KPK RI Jangan Manja

sinarrayanews.com KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan komitmennya dalam penumpasan rasuah sangat kuat. Hal itu akan ia buktikan selama mengemban jabatannya sekaligus menjawab keraguan publik.

“Pimpinan KPK boleh saja berganti tapi semangat kita untuk memberantasan korupsi tidak akan pernah berakhir sampai kapan pun. Mari kita bersama-sama membersihkan negara kita dari praktik-praktik korupsi,” tegasnya saat memberikan sambutan di acara serah terima jabatan pimpinan KPK, di gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (20/12).

Menurut dia, harapan terhadap KPK sangat besar dan merupakan garda terdepan pemberantasan korupsi. Sayangnya keinginan membuat bangsa ini berintegritas sulit bila melihat luasnya wilayah Indonesia yang memiliki 17.400 pulau dengan 34 provinsi dari Sabang sampai Merauke berikut 506 pemerintah daerah kabupaten/kota.

Cara untuk mengatasinya, kata dia, hanya bisa dengan KPK bersatu. Hal itu yang menjadi alasannya kembali ke KPK sebagai pimpinan dari sebelumnya sempat menjabat Deputi Penindakan. “Ini lah yang memanggil kita datang kemari karena kita bersama-sama untuk melakukan pemberantasan korupsi,” tegasnya.

Selain itu, ia akan mengawal dan memperjuangkan nasib pegawai KPK pascarevisi UU KPK. Pasalnya dalam UU nomor 19 tahun 2019 tentang KPK semua yang bekerja di lembaga yang dipimpinnya saat ini berganti status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Konsekuensinya cukup banyak, lanjut dia, mulai upah bisa turun bahkan sama dengan yang diterima ASN di lembaga lain, proses konversi status butuh melewati seleksi dan lainnya. “Namun saya siap memperjuangkan nasib pegawai KPK. Alasannya kesejahteraan KPK akan berpengaruh terhadap kinerjanya dan ini tidak boleh terjadi karena harapan presiden bagaimana bangsa ini bisa lebih baik dan tidak ada gangguan investasi,”

Sementara saat di temui di tempat lain team intelmedia.co mewawancarai ketua umum Lembaga Komunitas Pengawas Korupsi M Firdaus Oiwobo SH pada hari jumat 28/12/2019 di kediamannya alam sutra tangerang selatan

Team Intelmedia.co meminta pendapat ketua umum lembaga KPK tersebut tentang pernyataan ketua komisi pemberantas korupsi yang baru di lantik,menurut di firdaus komisi pemberantas Korupsi tidak perlu manja dan cengeng dalam melaksanakan tugas

” menurut saya ga perlu lah Komisi pemberantas Korupsi yang di pimpin pak firly mempermasalahkan gaji anggota nya,yang terpenting saat ini segera bekerja,karna korupsi di indonesia makin mengkhawatirkan

Kalau pak firly mempermasalahkan gaji yang kecil ya sudah saya saja yang gantikan posisi pak firly sebagai ketua komisi pemberantas korupsi,karna saya sudah 5 tahun di lembaga komunitas pengawas korupsi bekerja tanpa gaji

Masa pak firli Bahuri baru kerja beberapa hari sudah permasalahkan gaji, yang terpenting saat ini bagaimana caranya komisi pemberantas korupsi bisa bersinergy dengan lembaga anti rasuah seperti lembaga kami ini,agar meminimalisir gerakan koruptor”pungkas firdaus mengakhiri( red)

Admin SR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

KASAT LANTAS POLRESTA PONTIANAK LAPORKAN RENCANA REKAYASA MALAM TAHUN BARU 2020

Sab Des 28 , 2019
sinarrayanews.com KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan komitmennya dalam penumpasan rasuah sangat kuat. Hal itu akan ia buktikan selama mengemban jabatannya sekaligus menjawab keraguan publik. “Pimpinan KPK boleh saja berganti tapi semangat kita untuk memberantasan korupsi tidak akan pernah berakhir sampai kapan pun. Mari kita bersama-sama membersihkan negara […]