Press release, Kapolres Bangkalan Ungkap Kasus Pencabulan Anak Di Bawah Umur.

sinarrayanews.com Bangkalan, Kamis (12-122019),
Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, gelar press release di ruang jumpa pres Mapolres Bangkalan, Dalam mengungkap kasus pencabulan anak di bawah umur, Korban bernama Bunga(nama samaran) seorang gadis berusia 15 tahun, yang telah disetubuhi oleh tersangka, atas nama Erpan (32)tahun, warga Desa Kodak, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang.

Kapolres AKBP Rama Samtama Putra memaparkan, modus yang dilakukan tersangka(erpan), dengan merayu korban Bunga (nama samaran),dengan iming-iming akan menikahinya,Tersangka mencabuli korban hingga 3 kali.

“Dalam Aksi melakukan pencabulan, pelaku menyetubuhi korban dilokasi yang berbeda beda, Kejadian pertama dilakukan di daerah Sampang di dalam gudang LPG, aksi yang kedua dilakukan di tempat Musholla, Yang ketiga tersangka Erpan melakukan dirumah temannya, di Desa Pandabah Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan,pada hari Senin(2-12-2019)dua pekan yg lalu,paparnya Kapolres AKBP Rama Samtama Putra.

“Ia juga menerangkan Kronologi kejadian pencabulan tersebut, untuk melakukan aksinya, tersangka merayu korban dengan iming-iming akan menikahinya,akhir nya korban luluh oleh rayuannya, setelah itu tersangka melakukan aksi bejatnya, korbanpun sempat menolak dan melawan aksi bejat tersangka, namun tidak berdaya dalam melakukan perlawanan, sehingga pelaku menyetubuhinya, terang AKBP Rama Samtama Putra.

Perilaku bejat Erpan, diketahui Jamila (29)tahun asal Kecamatan Tragah, Kabupaten Bangkalan, dilaporkan ke pihak kepolisian terdekat, lalu pihak kepolisian melakukan penyelidikan yang dibantu Kepala Desa dan tokoh setempat, Akhirnya tersangka berhasil diamankan pihak kepolisian di Polsek Tanah Merah, pada hari Senin (9-12-2019) pukul 15:00 WIB sore.

Dilain pihak tersangka Erpan mengaku sudah beristri dan memiliki dua orang anak, Dan tersangka juga menyatakan akan bertanggung jawab untuk menikahi Bunga(nama samaran) bila ia hamil, Erpan juga mengatakan bahwa korban mau untuk dijadikan istri yang kedua,akunya erpan disaat pres release.

“Kalau dia hamil pak, saya siap bertanggung jawab untuk menikahinya, dan istri saya juga sudah menyetujui nya untuk menikahi Bunga(nama samaran) bila ia hamil,” jelasnya Erpan.

Akibat perbuatan yang telah dilakukan tersangka, ia di jerat dengan UU nomor 23 th 2002,tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

(Zis)

Admin SR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

POLRES KUBU RAYA UNGKAP KASUS PENEMUAN MAYAT PRIA DI BINTANG MAS

Kam Des 12 , 2019
sinarrayanews.com Bangkalan, Kamis (12-122019), Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, gelar press release di ruang jumpa pres Mapolres Bangkalan, Dalam mengungkap kasus pencabulan anak di bawah umur, Korban bernama Bunga(nama samaran) seorang gadis berusia 15 tahun, yang telah disetubuhi oleh tersangka, atas nama Erpan (32)tahun, warga Desa Kodak, Kecamatan Torjun, […]