Berinisiatif Untuk Menyatukan kembali Dunia Perfilman, Pengacara Cowboy Mengajukan Diri Sebagai Bacalon Ketua Umum Artis Film Indonesia (Parfi)  

Ditambah lagi semakin bebas dan semrawutnya penggunaan media sosial hingga tidak ada batasan lagi antara orang dewasa dan anak anak di bawah umur sebagai pengguna aktif media sosial

Tidak ada lagi batasan umur dalam menikmati sajian film di media sosial

Tumpang tindihnya kewenangan didunia hiburan semakin membuat semrawut program kerja para pekerja seni

Salah satu contohnya Beberapa waktu lalu telah terjadi kesepakatan antara dua kubu organisasi seni yang bernama persatuan artis film Indonesia atau disingkat parfi setelah di terpa gejolak dualisme kepemimpinan di tubuh parfi itu sendiri organisasi yang berdiri sejak tahun 1956 ini sangatlah diharapkan mampu menjadi payung hukum bagi insan film di tanah air

Mengingat pentingnya organisasi parfi bagi para artis  film indonesia akhirya para pemain film senior berinisiatif untuk menyatukan kembali kepengurusan parfi yang sempat tercerai beberapa waktu lalu

Para artis senior yang berinisiatif menyatukan kembali pengurus parfi akhirnya membentuk team panitia untuk mengadakan kongres parfi yang diberinama kongres parfi bersatu yang rencananya akan di selenggarakan pada bulan maret tahun 2020 mendatang

Hasil rapat inipun di sebar dibeberapa media sosial, dan ada beberapa kandidat yang mengajukan diri untuk ikut ajang pemilihan ketua umum parfi tersebut, Diantaranya M Firdaus Oiwobo SH atau yang biasa di sebut pengacara cowboy, Tokoh organisasi pemuda yang saat ini menjabat sebagai ketua umum asosiasi artis indonesia atau A2i ini tak ragu mengajukan diri untuk menjadi ketua umum parfi, sepak terjangnya di dunia hiburanpun tidak diragukan lagi

Terbilang sejak tahun 90 an firdaus sudah menggeluti dunia hiburan, mulai main di beberapa sinetron di antaranya pondok pak jhon dan tahta dan beberapa film laga produksi PT genta buana, hingga merilis album rock bersama bandnya di era 90 an sampai sekarang

Firdaus yang menggeluti dunia organisasi sejak di bangku SMA hingga kini memimpin beberapa organisasi besar di Indonesia merasa akan mampu bersaing dengan calon ketua umum parfi lainnya

Saat di konfirmasi oleh team di kediamanya dibilangan alam sutra tangerang selatan banten pada hari rabu 4 /11/2019 firdaus merasa dirinya siap untuk memimpin parfi jika terpilih nanti
” saya merasa terpanggil untuk membesarkan parfi, karna sejak lahir darah seni saya tidak pernah bisa lepas dari kehidupan saya, walaupun saat ini saya sudah menjadi pengusaha dan pengacara Banyak program program pemerintah yang saya pahami untuk saya adobsi dengan kebutuhan kaum pekerja seni, khususnya para atis film indonesia
Bisa di bayangkan saat ini artis film di indonesia menurut saya kurang mendapatkan payung hukum yang kuat sebagai wadah mereka dalam mencari nafkah,mulai dari pencurian karya cipta hingga telatnya pembayaran honor artis menjadi pekerjaan rumah saya kelak jika saya sudah terpilih menjadi ketua umum parfi
Saya akan meminta pemerintah untuk menggaji para pekerja seni agar mereka sejahtera,karna saya tau persis anggaran tersebut ada di kantong pemerintah indonesia dan artis adalah pekerja seni yang wajib dikaitkan dengan undang undang ketenaga kerjaan
Parfi ini adalah organisasi besar dan sudah mapan,karna sejak tahun 1941 parfi sudah berdiri walau saat itu namanya sarikat artis indonesia atau disingkat sari dan pada tahun 1951 mengganti nama menjadi persatuan artis film dan sandiwara indonesia atau disingkat persafi, kalau ada kesempatan saya ingin sekali meneruskan cita cita bapak usmar ismail dan  djamaludin malik sebagai pendiri parfi
Banyak program saya untuk mengangkat kembali derajat penggiat dunia seni di tanah air, salah satunya saya akan meminta kepada pemerintah jokowi untuk menjadikan parfi sebagai wadah tunggal dalam mengelola artis film di indonesia, sehingga tidak ada lagi kasus penipuan yang diduga dilakukan oleh agen agen liar yang mengatasnamakan penyalur bakat artis indonesia, saya akan rangkul mentri pendidikan dan mentri pariwisata untuk menghidupkan kembali pelajaran seni peran di sekolah sekolah dan seluruh kampus kesenian yang ada di indonesia
Sehingga suatu saat kelak orang yang akan tampil di televisi yang akan berperan sebagai pemain film bahkan figuran diambil dari kaum akademis yang sudah terdidik dan teredukasi dengan baik serta mempunyai legalitas yang terakreditasi di negara ini,sehingga dunia hiburan yang akan datang dapat menyajikan tontonan yang berkelas
Harapan saya Semoga saja parfi kedepan akan tambah berjaya dan semakin kuat persatuannya ” ujar firdaus mengakhiri, (red)

Admin SR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

MAYJEN TNI RICHARD TH TAMPUBOLON MEMBERIKAN WARNA BERBEDA DALAM TRADISI PENGANTAR TUGAS KASDAM VI/MULAWARMAN.

Jum Des 6 , 2019
sinarrayanews.com – Dunia hiburan saat ini oleh sebagian masyarakat indonesia dinilai semakin tidak terarah, karna kurangnya pengawasan secara masive oleh pihak pemerintah Ditambah lagi semakin bebas dan semrawutnya penggunaan media sosial hingga tidak ada batasan lagi antara orang dewasa dan anak anak di bawah umur sebagai pengguna aktif media sosial […]