TNI dan Masyarakat Ikut Donor Darah di Polres Pekalongan

sinarrayanews.com Polres Pekalongan – Dalam rangka HUT Bhayangkara Ke-73, Kepolisian Resor Pekalongan (Polres Pekalongan) pagi tadi menggelar donor darah bertempat di ruang Aula Mapolres Pekalongan, Rabu (19/6/2019)

Sebagai bentuk sinergitas, tak hanya dari anggota Polres dan Polsek jajaran saja yang melaksanakan donor darah tersebut, akan tetapi anggota TNI dari Kodim 0710 Pekalongan dan Kompi Senapan C Yonif 407 Wonopringgo juga turut serta dan ambil bagian dalam kegiatan sosial yang sangat bermanfaat tersebut.

Selain itu, juga ada dari berbagai organisasi masyarakat juga ikut partisipasi dalam kegiatan donor darah seperti Ormas Linduaji Kab. Pekalongan, Banser Kab. Pekalongan, Komunitas Motor RX King, Komunitas Motor Vario dan Saka Bhayangkara Polres Pekalongan.

Hal yang menarik dalam kegiatan donor darah tersebut adalah saat Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si mengawali pelaksanaan donor darah. Dia mendonorkan darahnya dengan sukarela dan setelah itu diikuti para anggota Polres, TNI , Ormas dan masyarakat umum.

Tampak antusias para peserta donor darah dalam mengikuti kegiatan bakti sosial ini, namun dari sekian calon pendonor tidak semua yang dapat mendonorkan darahnya karena faktor kesehatan. Karena setiap calon pendonor sebelum melakukan transfusi terlebih dahulu di cek kesehatannya oleh tim medis.

Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si mengatakan bahwa kegiatan ini dalam rangka menyambut dan memperingati HUT Bhayangkara ke 73. Kegiatan tersebut juga merupakan wujud kepedulian Polri dalam membantu ketersediaan darah di Palang Merah Indonesia Kabupaten Pekalongan.

“Tujuan kegiatan donor darah itu untuk membantu masyarakat yang memerlukan, sebab setetes darah itu bisa menyelamatkan nyawa yang membutuhkan,” tuturnya

Di antara peserta donor darah dari unsur Polri, TNI, Ormas dan Masyarakat. Jumlahnya mencapai sekitar 150 orang. Meski begitu, jumlah darah yang diambil sekitar 130 pendonor. Sebanyak 20 orang tertunda pelaksanaan pendonorannya. Sebab Hb dan tensinya dinilai tidak memenuhi syarat. (Hbib gila)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *