Sudah 4 Unit Kapal Angkut Tank TNI AL Diserahkan PT DRU kepada Kemhan

 

Senin, 03-06-2019
TSM – sinarrayanews.com Bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila . TNI AL menerima Kapal Angkut Tank keenam yang diberi kode AT-6. Peluncuran kapal dilangsungkan di galangan kapal PT Daya Radar Utama (PT DRU) sebagai pembuat di Lampung.

Peluncuran dilaksanakan menggunakan airbag balloons yang diawali dengan penekanan tombol sirine. Kapal kemudian menggelinding di atas airbag balloons sebelum mencapai ke air.

Kapal ini merupakan jenis angkut tank keempat yang telah dibangun PT DRU. Sebelumnya pihak galangan telah meluncurkan AT-3 KRI Teluk Bintuni-520, AT-4 KRI Teluk Lada-521, dan AT-5 KRI Teluk Youtefa-522.

Pembangunan kapal melewati rangkaian tahapan. Mulai dari first steel cutting, keel laying, shipnaming – launching, commissioning, delivery and receiving serta pengukuhan nama.

Saat ini kapal AT-6 telah sampai pada tahap launching, yang segera melaksanakan shipnaming. Kapal AT-6 dibagun lewat sinergi DRU dengan industri nasional PT Krakatau Steel, PT Pindad, PT LEN, PT BNI dan industri pendukung lainnya.

Secara teknis launching ini ditujukan untuk mengetahui stabilitas kapal dan kekedapan badan kapal terhadap kemungkinan risiko kebocoran.

Selanjutnya dalam proses finishing akan dinyatakan bahwa kapal telah siap melaksanakan misi peperangan amfibi yang disertai dengan embarkasi-debarkasi pasukan menggunakan kendaraan tempur amfibi.

Setelah seluruh lingkup pekerjaan terkait pembangunan kapal selesai, nantinya akan dilaksanakan delivery ditandai peresmian kapal menjadi Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan pengukuhan komandan kapal.

Kapal Angkut Tank memiliki panjang keseluruhan 120 m, dengan panjang garis air 111, 89 mm, dan lebar 18 m serta tinggi 7,8 m.

Kapal memiliki kecepatan maksimum 16 knot dengan kecepatan jelajah 15 knot dan kecepatan ekonomis (patroli) 14 knot.

Selain itu kapal mampu mengangkut 10 unit MBT Leopard atau 14 unit BMP-3F serta satu unit helikopter dan 478 personel.

Kapal AT-6 akan diberi nama KRI Teluk Palu-523 sedangkan AT-7 akan diberi nama KRI Teluk Calang-524. (Habib Gila)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *