Polri Digugat, Diduga Menduduki Bangunan Rumah di Nganjuk Tanpa Izin Pemilik

NGANJUK –¬†sinarrayanews.com

Sidang lanjutan kasus perdata kepemilikan bangunan yang di serobot dan di kuasai Polsek Kota Polres Nganjuk di gelar dalam sidang saksi di Pengadilan Negeri (PN) Nganjuk hari Kamis (2/5/2019).

Ahli waris almarhum Soen Djoen (Tjhoen) Bie terus berjuang untuk mendapatkan kembali bangunan rumah miliknya yang terletak di jalan Kartini No. 11 Nganjuk berdasarkan surat HGB No.5 tahun 1967 supaya segera dikembalikan atau di ganti rugi.

Nick, SH.MH, selaku kuasa hukum ahli waris, mengatakan, materi sidang hari ini adalah pemeriksaan saksi dari pihak tergugat yang mana tergugat menghadirkan 3 orang saksi.

“Dalam persidangan para saksi dari pihak tergugat menyatakan dan menyaksikan, bahwa bangunan rumah yang menjadi obyek sengketa diduduki kepolisian Nganjuk dan memiliki bangunan sebagaimana sertifikat HGB, surat ukur No. 5 tahun 1967”, tegasnya.

Nicky berharap hakim dapat memberikan keadilan yang seadil-adilnya pada klien kami dalam perkara ini, mengingat klien kami cukup bukti, pungkasnya.(sinarrayanews.com/BGS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *