Sejumlah Wacana Mengemuka OD-UN Diusung Cagub Cawagub

Nusa Utara – sinarrayanews.com

Perhelatan pesta demokrasi dalam rangka pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur mulai menunjukan tensi politik memanas Ada sekian nama beredar diranah publik dan diusung baik sebagai kandidat gubernur maupun wakil gubernur. Nama-nama tersebut antara lain Gubernur Petahana Olly Dondokambey, SE disandingkan dengan tokoh populer dan salah-satu Putra terbaik asal Nusa Utara siapa lagi orangnya kalau bukan sosok yang memiliki nama lengkap, Prof. DR. Urbanus Naharia, MSi, lelaki blasteran Yahudi-Sangihe dinilai Nelson Sasauw layak mendampingi Olly Dondokambey di Pilgub 2020.

Keinginan menyandingkan Ketua DPD PDI-Perjuangan Propinsi Sulawesi Utara dengan Profesor Naharia, mantan Direktur Pasca Sarjana UNIMA lebih pada cerminan representasi warga Nusa Utara yang cenderung memilih sosok dengan kiprah dan sepak-terjang yang telah benar-benar teruji, dikenal luas dikalangan masyarakat pada umumnya lebih khusus keluarga besar dan segenap civitas akademika Universitas Negeri Manado di Tondano. Menurut kesaksian beberapa mahasiswa Prof. Naharia merupakan pribadi baik hati.

Ungkapan rasa terima-kasih dan kesaksian sejumlah mahasiswa kepada Naharia bahwasanya mereka sungguh merasakan manfaat dari sentuhan kemanusian seorang Guru Besar dan Peneliti Senior yang dinilai mau dan rela mengulurkan tangan memberi bantuan kepada hampir ratusan mahasiswa yang kesulitan memperoleh biaya perkuliahan didalam menyelesaikan studi para anak-didiknya merupakan, tindakan dan perbuatan yang tulus dari-Nya dan, seumur hidup kami tak akan melupakan jasa baik serta perhatian yang diberikan kepada kami,” tutur salah-satu mantan mahasisa yang telah menyelesaikan studinya dan yang tidak mau menyebutkan namanya. Sementara bantuan yang diberikan bersumber dari dana pribadi termasuk menolong dan membantu sesama warga Nusa Utara melalui kegiatan bedah rumah, mereka yang ditimpah duka dan bencana alam dan kepada warga serumpun yang hidupnya masih belum beruntung.

Lelaki yang kini menahkodai Ormas berlebel budaya berstatus Ketua Umum DPP IKISST juga berangkat dari latar-belakang Akademisi Murni, Bersih dan Berintegritas kini dan saat ini Ia diberi kepercayaan oleh Pemerintah Pusat melalui Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko diserahi tanggung-jawab untuk melakukan study dan penelitian dalam rangka pengembangan Holtikultura diwilayah Modoinding, Kecamatan Modoinding Kabupaten Minahasa Selatan yang dikenal sebagai salah-satu lumbung dan pemasok kebutuhan pokok sehari-hari seperti Bawang, Rica, Tomat, Sayur-sayuran serta Rempah-rempah.

Wacana digiringnya Naharia memdampingi Incumbent, Bendahara DPP PDI-Perjuangan bukannya tanpa alasan, lelaki yang akrab disapa Orba merupakan figur paripurna, berkapasitas dengan kemapuan dan sumber-daya yang handal dan berkualitas memang tidak perlu diragukan lagi, diyakini jika diperiode berikut kepemimpinan berlanjut ditangan Olly Dondokambey, Naharia akan sepenuhnya mem-backup kepemimpinan OD dan, Sulut kedepan akan mengalami lompatan spektakuler baik dari sisi pembangunan fisik maupun pemberdayaan ekonomi rakyat akan semakin meningkat,” kata Sasauw.

Sementara itu menurut Sasauw definisi politik simple dan sederhana namun terkadang rancu tergantung siapa memperoleh apa dan siapa mendapatkan apa. Politik juga tidak mengenal lawan yang abadi dan kawan yang sejati. Yang ada hanyalah kepentingan dan jika sudah berbicara kepentingan maka betbagai peluang akan dilahap untuk memenangkan pertarungan demikian halnya dengan rumor yang beredar OD disandingkan dengan GSVL sangat berpeluang ditandemkan dengan mantan Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI itu namun hitung-hitungnya hampir tidak mungkin tapi segala sesuatu yang namanya politik bisa saja terjadi.

Lumentut yang dikenal sebagai Walikota Manado, dan Ketua Komisi Kategorial Pria Kaum Bapa GMIM ketokohannya sudah sangat mengakar dan dikenal dimana-mana dengan rekam-jejak dan track record mumpuni, handal dan memiliki segudang pengalaman patut diperhitungkan,” ucap Sasauw. Pasangan hidup Rektor UNIMA, Prof. DR. Pauleta Runtuwene, DEA, digadang-gadang oleh sejumlah elemen masyarakat untuk maju sebagai bakal Calon Gubernur dalam kontestasi pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur tahun 2020 dan GSVL dapat saja berduet dengan sosok familiar Prof. DR. Urbanus Naharia, MSi, kolaborasi Etnik Minahas-Nusa Utara dinilai juga, berpeluang meraih kemenangan namun seperti apa dan bagaimana hitung-hitungannya kembali pada kalkulasi yang cermat, cerdas, teliti, valid dan akurat didalam memilih dan menentukan calon pendamping dan faktor untung-rugi,” jelas Sasauw.

Sementara dibagian lain Sasauw menandaskan Prof. Naharia juga dinilai sangat berpeluang diusung sebagai bakal calon Gubernur dengan modal kemampuan intelektual dan dengan segala sesuatu yang dimilikinya akan menjadi salah’satu figur bakal calon gubernur yang juga patut diperhitungkan dan figur sepert beliau diyakini laris dijual tinggal, bagaimana warga Nusa Utara memberi suport serta dukungan maksimal agar kedepan putra Nusa Utara dapat berbicara lebih banyak, tidak hanya sekedar pelengkap akan tetapi menjadi penentu dan pengambil kebijakan sambil, gaung pemekaran dan pembentukan Propinsi Nusa Utara harus terus disuarakan,” paparnya. (johny lalonsang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *