Tiga Kapal Selam Baru Segera Dibangun.

BMDI — sinarrayanews.com – Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan pembangunan tiga kapal selam untuk sesi kedua dilakukan pada pertengahan 2019.

Saat ini, proses pembangunan masuk dalam tahap pencarian lender atau bank peminjam oleh Kementerian Keuangan. “Kontrak pengadaan sudah ditandatangani. Kemudian cari lender, habis itu langsung efektif (pembangunan).Lender itu butuh waktu tiga bulan,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan Laksdya TNI Agus Setiadji di Jakarta, kemarin.

Dia menyebut, sekitar 15% biaya pembangunan kapal selam tersebut berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sedangkan 85% lainnya merupakan pinjaman. “Kita upayakan imbal dagang dengan Korea Selatan. Setelah itu efektif kontrak, selanjutnya langsung produksi. Jadi 2019 efektif produksi mulai. Proses pembuatannya antara 3-4 tahun,” ucapnya.

Terkait dengan penyertaan modal negara (PMN) untuk pembangunan fasilitas kapal selam, Agus mengaku tengah mengupayakan meminta kepada badan usaha milik negara (BUMN). Sebab dari Rp2,5 triliun anggaran yang dibutuhkan, pihaknya baru mendapatkan anggaran sebesar Rp1,5 triliun.

“Menteri BUMN untuk minta PMN karena butuh Rp2,5 triliun. Kita kan baru dapat Rp1,5 triliun kurang Rp1 triliun lagi untuk mendukung peralatan. Kalau itu sudah terwadahi, kita bisa bangun seutuhnya. Sebab bangun kapal selam itu peralatan pendukungnya seharga kapal selam sehingga kontinuitas pemesanan juga harus banyak,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Rya cudu menyebut, diperlukan anggaran sebesar USD1.200 juta untuk membangun ketiga kapal selam tersebut. Menurut Ryamizard, Indonesia membutuhkan 12 kapal selam.(redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *