YONIF 642/KPS DALAM NETRALITAS TNI

YONIF 642/KPS DALAM NETRALITAS TNI

Dalam menghadapi Pemilihan Legislatif dan Pilpres 2019, TNI di tuntut untuk bersikap netral yang artinya tidak memihak Paslon dan Partai manapun.

Hal ini di ungkapkan oleh Danyonif 642/Kps Mayor Inf Condro Edi Wibowo S.Sos dalam pengarahannya terhadap segenap Prajurit anggota Yonif 642/Kps di Aula Mayon, dalam Sosialisasi Netralitas TNI yang dilaksanakan pada hari Kamis 14 maret 2019.

Secara panjang lebar Danyonif 642/Kps menjelaskan apa dan bagaimana yang di maksud dengan Bersikap Netral dalam pelaksanaan pemilu tersebut.

Kegiatan sosialisasi dijajaran Yonif 642/Kps di ikuti oleh 350 orang prajurit dari kompi terpisah di 4 kabupaten yaitu sintang,melawi,sanggau dan kapuas hulu.

Implementasi Netralitas TNI dalam Pemilihan legislatif dan pilpres 2019, sbb :

a. Mengamankan penyelenggaraan Pemilu sesuai dengan tugas dan fungsi bantuan TNI kepada Polri.

b. Netral dengan tidak memihak dan memberikan dukungan kepada salah satu kontestan Pemilu.

c. Satuan/Perorangan/Fasilitas TNI tidak dilibatkan pada rangkaian kegiatan Pemilu dalam bentuk apapun di luar tugas dan fungsi TNI.

d. Prajurit TNI tidak menggunakan hak memilih baik dalam Pilleg dan Pilpres.

e. Khusus bagi Keluarga TNI (isteri/suami/anak prajurit TNI), hak memilih merupakan hak individu selaku warga negara, institusi atau satuan dilarang memberi arahan di dalam menentukan pelaksanaan dari hak pilih tersebut.

Sebagaimana di tegaskam lagi dengan diturunkanya ST dari Komando Atas yaitu :
1. ST Panglima TNI No ST/3036/2018 tanggal 29 Agustua 2018. Yang bersifat penekanan dalam menghadapi pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019.

2. ST Kasad No STR 1242/2018 tanggal 6 Desembar 2018, tentang perintah dalam rangka menjaga Netralitas TNI pada pelaksanaan PILEG dan PILPRES 2019.

Danyonif 642/Kps Mayor Inf Condro Edi Wibowo S.Sos secara jelas menekankan hal ini terhadap seluruh anggota Yonif 642/Kps guna menjaga Neralitas di tubuh TNI umumnya dan khususnya di dalam satuan Yonif 642/Kps.

Pada kesempatan ini juga Danyonif 642/Kps menekankan kepada anggta yang sudah berkeluarga untuk mendorong istrinya menggunakan Hak pilihnya sesuai dengan pilihan masing-masing tanpa ada pengaruh dari suami atau siapapun, sehingga hak pilih tersebut murni dr pilihan istri angota itu sendiri.

Dan yang terakir, Danyonif 642/Kps Mayor Inf Condro Edi Wibowo S.Sos menekankan supaya seluruh prajurit harus senantiasa mampu mensikapi dengan baik dan bijak segala perkembangan situasi yang terjadi dalam pelaksanaan Pilleg dan Pilpres 2019 yang tidak menutup kemungkinan adanya gesekan-gesekan politik di lingkungan masyarakat. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *