Keluarga Serda Yusdinmenceritakan betapa prajurit TNI itu sejak kecil telah bercita-cita menjadi anggota TNI

LUWU, sinarrayanews.com – Keluarga Serda Yusdinmenceritakan betapa prajurit TNI itu sejak kecil telah bercita-cita menjadi anggota TNI. Yusdin merupakan salah satu anggota TNI yang tewas saat kontak senjata dengan kelompok kriminal bersenjata

( KKB) di Nduga, Papua, Kamis (7/3/2019). Ibu Yusdin, Enni mengatakan, Yusdin merupakan anak pertama dari empat bersaudara yang merupakan tulang punggung keluarga.

Sejak kecil, Yusdin bercita-cita untuk menjadi anggota TNI. Bahkan, perilakunya seperti sikap disiplin juga terlihat dalam keseharian Yusdin. “Sejak kecil dia bercita-cita jadi tentara Kopassus demi negara. ‘Biar mati demi tugas negara’,

begitu diucapkan sejak dulu,” ucap Enni saat ditemui di rumah duka, di Desa Pongko, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (8/3/2019). Untuk menggapai cita-citanya, sepulang sekolah Yusdin membantu keluarga di rumah dan di ladang untuk berkebun. Hasil berkebun itu dia pakai untuk menabung.

Enni mengatakan, anaknya itu juga merupakan tulang punggung keluarga. Yusdin membiayai kebutuhan keluarga bahkan menyekolahkan adik-adiknya hingga kuliah. “Selama ini sejak menjadi anggota TNI dialah yang membiayai kebutuhan hidup keluarga termasuk membiayai biaya kuliah dan sekolah adik adiknya,” kata Enni
Enni mengetahui kabar gugurnya Yusdin setelah Jenazah Yusdin dievakuasi dari lokasi penembakan ke rumah sakit di Timika Papua.

Adik Yusdin, Neni mengatakan bahwa kakaknya sebelum berangkat ke Papua sempat berpesan agar rajin kuliah. “Dia mengucapkan pesan kepada saya bahwa saya harus betul-betul kuliah agar bisa mencapai cita cita saya,” ujar Neni yang saat ini sedang kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kurnia Jaya Persada Palopo.

Jenazah Serda Yusdin diperkirakan akan tiba ke kampung halamannya pada Jumat pukul 23.30 Wita. Sejumlah keluarga dan kerabat melakukan dzikir dan pengajian di rumah duka.

Sebelumnya tiga anggota TNI dilaporkan gugur saat kontak senjata dengan KKB di Nduga, Papua. Tiga prajurit TNI yang gugur yaitu Serda Mirwariyadin, Serda Yusdin, dan Serda Siswanto Bayu Aji.(sinarrayanews.com)

error: Content is protected !!