Sinergitas TNI-Polri Dalam Operasi Cipta Kondisi, 1.750 Liter “Sopi” Dimusnahkan

Sinergitas TNI-Polri Dalam Operasi Cipta Kondisi, 1.750 Liter “Sopi” Dimusnahkan

Pendam IX/Udayana
Selasa, 12 Februari 2019

Manggarai – sinarrayanews.com Dalam rangka menyongsong Pemilu 2019 yang aman dan damai, Polsek Kuwus menggelar kegiatan pemusnahan barang bukti ribuan liter miras lokal hasil sweeping dan sitaan dari beberapa penjual yang melintas di jajaran sektor wilayah Kecamatan Kuwus selama Operasi Cipta Kondisi.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (11/2) di halaman kantor Polsek Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, ini dihari langsung oleh Camat Kuwus Frans Male, S.Pd., Camat Kuwus Barat Vitus Supardji, S.Pd., Camat Ndoso Frans Tote, BA., Kapolsek Kuwus Ipda Alfian Hidayat, Babinsa Koramil 1612-08/Macang Pacar Sertu Fabianus Gabi dan Koptu Sudarwanto, Kepala Desa, para Kepala Puskesmas, serta Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat sekitar.

Mengawali pemusnahan miras atau dalam bahasa daerah disebut sopi tersebut, Kapolsek melakukannya dengan cara menuangkan isi miras yang ada di dalam jerigen ke tanah yang sudah digali sebelumnya. Adapun banyaknya Sopi hasil operasi yakni 1.750 liter yang diisi dalam jerigen-jerigen 25 liter.

Kapolsek menyampaikan bahwa pemusnahan barang bukti berupa miras tersebut adalah perintah Undang-Undang yang sudah sedari dulu ditegakkan. Pihaknya menambahkan, maraknya kasus pemukulan, pencurian, perkelahian yang sering terjadi karena pemicunya adalah mengkonsumsi minuman beralkohol.

“Kami meminta dukungan dari semua pihak, dan agar masyarakat mengetahui bahwa kegiatan ini adalah murni menegakkan aturan serta dalam rangka menyongsong Pemilu 2019 yang aman dan damai, jadi tidak ada unsur yang lainnya,” tegas Kapolsek.

Sementara itu, Sertu Fabianus Gabi mengatakan Koramil 1612-08/Macang Pacar akan selalu bersinergi dan mendukung kegiatan penertiban peredaran minuman keras dalam Operasi Cipta Kondisi yang dilakukan oleh Polsek Kuwus.

“Dengan kegiatan-kegiatan seperti ini, diharapkan keamanan dan ketertiban wilayah dapat terjaga, mengingat selama ini salah satu permasalan di wilayah yang kerap terjadi adalah perkelahian antar pemuda akibat pengaruh minum minuman keras,” imbuhnya. (SINARRAYANEWS.COM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *