Empati, Berdedikasi Dan Komunikatif AK7 Bakal Melaju Mulus

Empati, Berdedikasi Dan Komunikatif
AK7 Bakal Melaju Mulus

SULUT : SINARRAYANEWS.COM Dalam hal berbuat atau peduli dengan sesama bukan sesuatu yang baru bagi seorang Arthur Kotambunan, tapi sudah merupakan ciri-khas dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam keseharian hidup dari lelaki yang akrab disapa AK7, singkatan dari, Arthur Kotambunan, nomor urut 7, daftar calon tetap anggota legeslative Daerah Pemilihan (Dapil) I Manado Propinsi Sulawesi Utara, yang diusung partai berlambang kepala banteng, moncong putih memang telah menyatu dalam dirinya dan sudah dilakukannya jauh sebelumnya.

Perilaku baik hati dan gemar menolong sesama telah dilakoninya sejak lama dengan tanpa mengharap imbal jasa dari perbuatan baik yang dillakukannya sehingga, tak mengherankan kalau dukungan demi dukungan terus mengalir kepadanya dalam meraih kursi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Propinsi Sulawesi utara.

Mantan anggota Deprov Sulut yang diusung Partai Damai Sejahtera itu menurut Marco Maramis, perilaku baik yang dilakukannya selama ini bukan karena ada maunya atau ada kepentingan tertentu kemudian, mau berbagi dengan yang lain tapi juga, bukan karena adanya momentum Pilpres dan Pileg lalu, menunjunkan dan pamer kebaikan serta mencari perhatian kepada sesama tapi, lebih dari itu semuanya dilakukannya dengan ketulusan, ki-iklasan dan kerelaan hati untuk berbagi dengan yang lain.

Sementara Kotambunan juga, merupakan sosok yang merakyat, berdekasi dan memiliki tekad untuk berbuat dan berjuang bersama rakyat dalam memperbaiki derajat dan tataf hidup rakyat, sudah dan sangat teruji,” ujar aktifis Komunitas Gerakan Anti Separatis.

Maramis juga menuturkan, hal lain yang ada dalam diri Kotambunan yaitu, beliau merupakan figur rendah hati, mau membangun komunikasi dan inter-aksi dengan siapa saja, tetbuka dalam segala hal, suka dan tak segan-segan menerima berbagai pemikiran atau masukan yang konstruktif yang sifatnya membangun termasuk kritikan pedas sekalipun, diladeninya dengan kesabaran dan kearifan walaupun terkadang diakui Kotambunan sering menyakitkan tetapi, saya tetap menerimanya dengan lapang dada,” ucapnya. Sementara Kotambunan menurut Marco Maramis, bukanlah pribadi yang alergi dengan yang namanya kritikan,” paparnya.

Kritikan yang bernuansa positif dan membangun menurut AK7 lebih pada mengingatkan seseorang untuk dapat menyadari bahwa manusia tak sempurna adanya dan karena itu menurutnya kewajiban kita semua untuk saling memperbaiki tapi juga mau mengingatkan dikala seseorang berbuat kekeliruan atau kesalahan,” tandasnya. (Johny lalonsang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *