Kesal Para Oknun Pelaku Pembuang Sampah Menumpuk,Warga Pasawahan Minta Pelaku Dicabut Nyawanya

Kesal para oknun pelaku pembuang Sampah Menumpuk,Warga Pasawahan Minta Pelaku Dicabut Nyawanya

sinarrayanews.com

Jengkel kelakuan warga yang membuang sampah sembarangan akhirnya warga Desa Pasawahan Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi menempel banner meminta Allah mencabut nyawa pelakunya. Banner tersebut cukup ampuh hingga kini sampah tidak lagi menumpuk di pinggir jalan dan drainase

Warga Kampung Pasawahan Desa Pasawagan Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi memiliki jurus ampuh menyadarkan warga yang membuang sampah sembarangan. Apalagi sampah tersebut berasal dari luar desa ini.

Setiap hari warga harus berjibaku membersihkan sampah dalam kantong plastik yang sengaja dilempar warga yang melintas. Dalam sehari puluhan sampah dalam kantong plastik bertebaran dilokasi yang tidak jauh dari obyek wisata dan Bale Desa Pasawahan.Tidak mau kampungnya terus dikotori sampah akhirnya warga menempel banner bertuliskan cukup ekstrim tapi hasilnya begitu ampuh yakni Ya Allah Cabutlah Nyawa Orang Yang Membuang Sampah Disini

Sekretaris Desa Pasawahan, Mulyono membenarkan warga Kampung Pasawahan RT 4 RW 1 jengkel setiap pagi harus membersihkan gundukan sampah dipinggir jalan dan selokan. Sampah tersebut bukan berasal dari warga sekitar melainkan warga yang melintas dari berbagai arah. Padahal setiap bulan desa telah membayar uang retribusi pengangkut sampah.

Menurut Mulyono banner bertuliskan doa untuk mencabut nyawa orang yang membuang sampah ke lokasi tersebut cukup ampuh. Terbukti setelah dipasang hingga berita ini diturunkan di areal tersebut tidak ada lagi penumpukan sampah. Padahal sebelum banner dipasang selokan hingga bahu jalan dipenuhi sampah terbungkus plastik

“Warga jengkel karena setiap pagi harus membersihkan sampah hingga inisiatif membuat tulisan tersebut. Hasilnya sampai hari ini tidak ada lagi tumpukan sampah di selokan tersebut.” Tukas Mulyono, Selasa, 30-10-2018

Informasi yang berhasil dihimpun jalan tersebut merupakan jalan alternatif warga tidak hanya dari Desa Pasawahan, Desa Kutajaya Kecamatan Cicurug tapi juga warga dari luar kabupaten ini. Saat melintas sekitar jam 04.00 wib hingga jam 06.00 wib tidak sedikit yang melempar sampah terbungkus plastik ke selokan. Alhasil banner tersebut begitu ampuh karena besarnya tulisan mempermudah warga membacanya. (Wahid)

error: Content is protected !!