CAT Guna Meminimalisir Kecurangan

JAWA TIMUR — sinarrayanews.com

Suatu kebanggaan tersendiri bagi calon perangkat desa sekecamatan Sidayu, yang mana didalam pelaksanaan test perangkat desa dihadiri oleh Ketua DPRD Gresik.
Adapun tujuan kehadiranya adalah ingin melihat dari dekat pelaksanaan test perangkat di Universitas Muhamadiyah Gresik. Minggu (18/02/2018)

“Jangan sampai test yang dilakukan hari ini ada celah, karena test perangkat desa yang dilaksanakan oleh P3D Sidayu sudah memenuhi unsur dalam Perbup nomer 19 tahun 2017”. Katanya.

Sebanyak 20 desa dan 152 peserta dari kecamatan Sedayu, Gresik, ikuti test menjadi perangkat desa di Universitas Muhammadiyah Gresik.

Test dengan menggunakan sistim Computer Assited Test (CAT) Cara inilah yang paling jitu dan paling aman untuk memilih perangkat desa yang mumpuni dalam penguasaan IT di jajaran perangkat.

M SHOLIH S Sos MSi Kades Gedangan kecamatan Sedayu yang merangkap ketua AKD sedayu menjelaskan selama perjalanan test ruangan benar steril tanpa ada yang masuk kecuali petugas dan panitia P3D yang ditugasi untuk mengawasi ruangan.

Acara test ini diimulai dari pukul 08.00 hingga jam 10 gelombang 1 yang dikuti Desa kertosono, Lasem, Sukorejo Ngawen, Mojo Asem, Asem papak
Mriyunan, Sidomulyo, Raci tengah Dan Desa Raci Kulon.

Sedangkan gelombang 2 Desa Gedangan, Wadeng, Sambi Pondok, Golokan, Bunderan, Kauman, Pengulu, Sedagaran, Srowo, dan Desa purwodadi.

Dalam pelaksanaan test P3D para peserta datang ke Unmuh, untuk menyaksikan test perangkat desa yang dilaksanakan, P3D panitia penjaringan dan penyaringan perangkat desa yang bekerjasama dengan pihak ke tiga.

Camat Sidayu Suprapto, AP. MSi mengatakan dengan cara ini dapat meminimalisir kecurangan yang selama ini. Karena selama ini banyak dicurigahi masyarakat untuk itu kami memilih dengan sistim ini jauh adanya intervensi dari Kades manapun yang lainnya.

“Tidak ada satupun yang bisa intervensi kecuali dari kepintaran dirinya sendiri”. Kata Camat.

Menyikapi jalannya test perangkat desa sekecamatan sidayu  Ketua Lembaga Pemantau Birokrasi (LPB) Gresik Novan mengatakan, bahwa test berjalan lancar sesuai dengan Pasal 22 dan 24 Perbup Nomer 19 tahun 2017.

Karena dalam ruangan sudah kita lihat adanya Panitia P3D yang turut terlibat dalam pengawasan test perangkat desa.

“Untuk itu agar dapat dicontoh oleh kecamatan yang lain, bagi yang belum melaksanakan. Memang kecamatan Sidayu is The best”. (Dyo/red)

Back to top button
Close
Close