Dengan Vaksin Difteri Hidup Akan Sehat

Jawa Timur – sinarrayanews.com
Gresik, UPTD Puskesmas Dadapkuning Kecamatan Cerme, Gresik mengapresiasi pelaksanaan program Outbreak Response Immunization (ORI), untuk mengatasi penyakit Difteri, yang diikuti 300 peserta mulai dari Posyandu, PAUD dan SDN Sukoanyar, dari usia 3 – 19 tahun di laksanakan di Kantor Balai Desa Sukoanyar Kecamatan Cerme, Gresik (17/02)

Kegiatan yang di awali dengan Apel diPuskesmas Dadapkuning yang dipimpin langsung oleh Kepala UPTD Puskesmas Dadapkuning H. Eko Hariyanto, SKM, M.Kes
yang diikuti 35 pegawai Puskesmas.

Program pelayanan kesehatan gratis ini sangat bermanfaat sebagai upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Dengan adanya sosialisasi agar nantinya Inovasi untuk pelaksaan gebyar Difteri supaya sembilan Desa bebas dari Difteri, karena penyakit tersebut sangat berbahaya dan mematikan.
Untuk itu UPTD Dadapkuning memberikan imunisasi akan dilakukan secara beriringan diwilayah Kerjanya sebanyak 3500 peserta anak yang akan diimunisasi, yang meliputi 9 Desa, diantaranya Desa Dadapkuning, Ngembung, Guranganyar, Dampaan, Dooro, Lengkong, Sukoanyar, Dungus, Desa Kandangan.

Karena untuk meng-cover banyak orang, untuk itu harus sering dilakukan terus beriringan sosialisasinya,” ungkapnya.

Ia mengharapkan agar seluruh masyarakat bisa berpartisipasi sebagai langkah preventif mencegah penyebaran wabah Difteri.

Ia memastikan vaksin yang diberikan secara gratis tersebut memiliki kualitas baik.

“Gak perlu takut mengenai kualitasnya, karena vaksin dari pemerintah itu terjamin, Kami juga menjaga kualitas dan potensi vaksin,” ujarnya.

Selain itu, ia mengimbau agar masyarakat yang baru-baru ini merasakan gejala-gejala demam dan sakit tenggorokan untuk segera memeriksakan diri ke sarana kesehatan terdekat.

Bagi masyarakat yang anggota keluarganya terkena penyakit Difteri, ia menyarankan agar segera melakukan pemeriksaan medis karena pihak yang sering melakukan kontak dengan pasien juga berpotensi tertular penyakit.

“Begitu terindikasi Difteri, harus segera berjalan tindakan medisnya, kami juga periksa orang-orang terdekat yang sering kontak dengan penderita, kalau negatif baru dilakukan vaksinasi,” ujarnya.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan kesehatan masyarakat melalui  pelayanan kesehatan gratis, juga membantu masyarakat dalam berkonsultasi sekaligus mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis,” kata
Demikian disampaikan
Kepala UPTD Dadapkuning H. Eko Hariyanto, SKM, M.Kes.
saat ditemui disela-sela acara.

Sementara itu Camat Cerme Suwartono dalam sambutannya menuturkan,” Apa yang telah di mulai oleh UPTD puskesmas Dadapkuning dapat di ikuti  oleh puskesmas – puskesmas lain, sebagai program unggulan demi tercapainya kemajuan kesehatan di Kabupaten Gresik.

Agar kegiatan dapat benar-benar bermanfaat, diharapkan warga Sukoanyar dan sekitarnya dapat memanfaatkan kesempatan yang ada sebaik mungkin untuk mewujudkan kesehatan diri dan keluarga dan masyarakat sekitarnya.

Sementara itu, ditempat yang sama ketua pengerak PKK Sukoanyar Yulnanik (42) mengatakan,” Terus terang program tersebut sangat membantu khususnya terhadap warga kami, dengan budaya hidup sehat agar nantinya menjadi lebih baik dan anak-anak sehat semua.

Lain halnya ditempat yang sama Kepala Desa Sukoanyar Suryadi, SE
mengatakan, kami sangat mendukung karena kegiatan Gebyar ini merupakan inovasi unggulan puskesmas Dadapkuning yang bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat  untuk di jadikan sebagai budaya hidup sehat dan pentingnya  menjaga kesehatan lingkungan.

“Tujuannya adalah  meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih menjaga kesehatan  dengan menjaga pola hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya. (Dyo/red)

Admin SR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Vaksin Difteri Hidup Lebih Sehat

Sab Feb 17 , 2018
Jawa Timur – sinarrayanews.com Gresik, UPTD Puskesmas Dadapkuning Kecamatan Cerme, Gresik mengapresiasi pelaksanaan program Outbreak Response Immunization (ORI), untuk mengatasi penyakit Difteri, yang diikuti 300 peserta mulai dari Posyandu, PAUD dan SDN Sukoanyar, dari usia 3 – 19 tahun di laksanakan di Kantor Balai Desa Sukoanyar Kecamatan Cerme, Gresik (17/02) Kegiatan […]