Tender proyek DAK PENUGASAN 2018 sebesar 34.5M jadi sorotan aktivis Sampang

MADURA SAMPANG – sinarrayanews.com

Adanya tender proyek DAK PENUGASAN sebesar 34,5 Milliard dipertanyakan oleh aktivis sampang, pasalnya pelelangan atau tender proyek DAK penugasan tersebut dianggap janggal karena di gelar pada awal tahun yaitu tanggal 31 januari hingga 2 februari 2018.dan bahkan tanggal itu bukan hari-hari efektif krn jatuh pada hari kamis-sabtu.

Kami menduga lelang proyek itu disengaja sehingga tidak ada kesempatan lain bagi para penyedia jasa lainnya untuk ikut lelang tersebut dan terjadi konspirasi antara pihak dinas PUPR dan rekanan yang telah ditunjuknya.

Menurut buradi selaku ketua LSM PUSKATRA INDONESIA. Lelang proyek itu sengaja dikondisikan untuk rekanan
yang sudah ditunjuknya sehingga tidak ada kesempatan lain bagi kontraktor lainnya untuk ikut lelang tersebut “Imbuhnya”.

 

Proyek senilai 34,5M itu tidak seperti proyek pada tahun -tahun sebelumnya bahkan dalam sejarah sejak berdirinya kabupaten sampang baru kali ini ada proyek yang digelar di bulan januari, kami menduga ini ada kaitannya dengan masa jabatan Bupati Sampang yang akan berakhir pada 26

februari 2018 mendatang. “Imbunya”
Ditanya soal keabasahan tender tersebut ketua LSM PUSKATRA INDONESIA tersebut justru meragukan, sebab berdasarkan data-data dan hasil penyenelusuran kami proyek itu tidak direncanakan dan cenderung di paksakan.

Proyek itu tidak direncanakan sebelumnya. Kami sudah melakukan penelusuran baik di DPA maupun LPSE kabupaten Sampang. Sama sekali tidak ada data-data yang menunjukkan adanya perencanaan terkait dengan pelaksanaan lelang proyek DAK PENUGASAN tersebut

, kalau tidak percaya akan kami tunjukkan nanti ke semua pihak termasuk dinas PUPR Kabupaten Sampang, makanya dalam waktu dekat kami akan mendatangi Dinas PUPR untuk klarifikasi persoalan ini agar di lakukam tender ulang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku supaya tidak menimbulkan polemik ditengaj masyarakat. “sambungnya”.

Pelaksanaan tender proyek ini memang dianggap janggal oleh semua kalangan karena dianggap baru kali ini ada tender yang dilakukan awal tahun dengan hanya tenggang waktu 3 hari bahkan ada juga pihak yang mengkait-kaitkan kegjatan ini dengan moment pilkada di sampang yang menurut beberapa pihak kegiatan ini di handle salah satu paslon di kabupaten Sampang. “(gussyam)

Admin SR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

kecamatan Camplong Melakukan Aksi Demonstrasi ke DPRD Dan Pemkab Sampang

Jum Feb 16 , 2018
MADURA SAMPANG – sinarrayanews.com Adanya tender proyek DAK PENUGASAN sebesar 34,5 Milliard dipertanyakan oleh aktivis sampang, pasalnya pelelangan atau tender proyek DAK penugasan tersebut dianggap janggal karena di gelar pada awal tahun yaitu tanggal 31 januari hingga 2 februari 2018.dan bahkan tanggal itu bukan hari-hari efektif krn jatuh pada hari […]