kecamatan Camplong Melakukan Aksi Demonstrasi ke DPRD Dan Pemkab Sampang

MADURA SAMPANG – sinarrayanews.com

setidaknya 500 nelayan dari kecamatan camplong melakukan aksi demonstrasi ke DPRD dan Pemkab Sampang, para nelayan dari 6 desa tersebut menuntut HCML agar memberikan ganti rugi atas kerugian yang Diderit oleh Nelayan. Akibat adanya kegjatan eksplorasi dan ekploitaso yang dilakukan HCML diperairan selatan Sampang membuat masyarakat nelayan merugi.

Sebelum ada kegiatan tersebut nelayan berpenghasilan Sedikitny 10prb setiap harinya, akan tetapi saat ini untuk beli beras saja sudah susah dikarenakan laut sudah aromanya sudah tidak seperti dulu lagi dan warga menduga sudah terjadi pencamaran di lau selatan sampang sehingga ikan -ikan saat bertelur gagal menetas ditambah lagi area tangkapan nelayan yang semakin menyempit dikarenakan nelayan dilarang melaut di sekitar platform HCML 500 km dari area tersebut.

Dalam aksi tersebut masayarakat menuntut adanya ganti rugi ataupun kompensasi dari pihak HCML .
buradi selaku korlap aksi pada 15/02/18 menyampaikan selama ini masyarakat menderita akibat adanya aktivitas HCML oleh karena itu HCML harus memberikan ganti rugi kepada nelayan kalau tidak akan kami hentikan secara paksa atas kegiatan yang dilakukan oleh HCML itu.

Setelah para pendemo sampai di gedung DPRD Sampang mereka langsung disambut oleh wakil ketua komisi 2 DPRD sampang khairul fatah. Dalam dialog tersebut pendemo Membawa selembar surat pernyataan yang isinya tentang ganti rugi atau kalau tidak jangan melarang nelayan untuk melaut didekat platform HCML, surat pernyataan tersebut kemudian ditanda tangani oleh khairul fatah.

Dalam pertemuan antara demonstran dengan wakil rakyat tersebut khairul fatah menyatakan dengan tegas akan membantu segala kepentingan masyarakat sampang selagi tidak melawan aturan, “keberadaan kami di sini adalah untuk kepentingan rakyat Sampang,jadi apapun yang menyangkut kepentingan dan kesejahteraan masyarakat sampang akan kami peejuangkan “Tandasnya”.

Setelah selesai aksi dikantor DPRD Sampang massa langsung bergerak menuju Pemkab sampang dan akhirnya ditemui oleh Bupati Sampang Fadilah budiono, namun lagi-lagi massa kecewa karena Pemkab Sampang tidak menghadirkan pihak HCML dan SKK MIGAS JABANUSA selaku

pengambil kebijakan dan massa mengancam akan kembali lagi dengan jumlah yang lebih besar dan bahkan akan melakukan aksi penghentian secara paksa atas seluruh kegiatan yang dilakukan oleh HCML2 kalau tuntutan mereka tidak dipenuhi. (Gussyam.)

Admin SR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

DPRD sampang akan bentuk pansus proyek bodong

Jum Feb 16 , 2018
MADURA SAMPANG – sinarrayanews.com setidaknya 500 nelayan dari kecamatan camplong melakukan aksi demonstrasi ke DPRD dan Pemkab Sampang, para nelayan dari 6 desa tersebut menuntut HCML agar memberikan ganti rugi atas kerugian yang Diderit oleh Nelayan. Akibat adanya kegjatan eksplorasi dan ekploitaso yang dilakukan HCML diperairan selatan Sampang membuat masyarakat […]