Danramil 0817/02 Wringinanom Kapten Inf M. Zainudin, SH Menghadiri Ujian P3D Kecamatan Wringinanom

JAWA TIMUR  —  sinarrayanews.com

Guna menindaklanjuti Perbup No. 19 Tahun 2017 yang mengatur tentang pelaksanaan penjaringan dan penyaringan perangkat desa.

Ujian yang bertempat di SMU Negeri 1 Wringinanom sebanyak 258 peserta mengikuti test perangkat desa yang terdiri dari 16 desa.

Mereka berjibaku untuk menentukan nasib dan masa depan, karena hal ini juga sebagai ajang bergengsi bagi para perangkat terpilih, Minggu (04/02) Pagi.
Bahwa pelaksanaan test perangkat desa di Kecamatam Wringinanom adalah lain dari pada yang lain.

Ada keunikan dibalik semuanya, karena bagian penyedia naskah, dari Media Hati, namun dalam pengoreksian diserahkan sepenuhnya kepada ketua panitia P3D masing-masing Desa, tutur AKD Wringinanom Pranoto, SH yang akrab di panggil Eyang Noto dan juga Kepala Desa Pedagangan.
Lebih lanjut Eyang Noto,
Menjelaskan bahwa materi soal bekerja sama dengan Media Hati, lembaga ini hanya sebagai penyedia soal murni. “Namun untuk pengoreksian dari panitia P3d desa masing, masing”. Katanya.
Hal ini karena belajar dari pengalaman kecamatan lain. Pihak ketiga mengoreksi ada dipermasalahan kini di Wringinanom pihak ketiga hanya sebagai pembuatan naskah.
Hal ini sudah memenuhi juklak dan juknis dari PMD kabupaten. “Jadi dijamin tidak ada naskah yang bocor. Kalau nanti ada nilai yang sama yah akan diulang, kalau nilainya melebihi pasty grade akan kami ulang”. Jelas Eyang
Noto.

Dalam pelakaanaan tersebut juga dihadiri Syaiful Fuad S
Anggota DPRD Komisi 1, Camat Wringinanom Hari Syawaludin, Danramil 0817/02 Wringinanom Kapten Inf Zainudin, SH, Kapolsek Wringinanom AKP
Tulus, Ketua LPB Gresik Novan, Ketua AKD Wringinanom Pranoto, Seluruh Kepala Desa Kecamatan Wringinanom dan Panitia P3D dimasing-masing desa.

Begitu juga Camat Wringinanom Hari Syawaludin berharap dengan test perangkat ini kebutuhan perangkat desa dapat terpenuhi. Dengan demikian tidak ada alasan untuk pelaporan atau sesuatu yang dibutuhkan kecamatan terlambat. “Karena biasanya kenapa terlambat jawabannya mesti tidak ada tenaga yang mengerjakan”. Katanya.

Selain itu ia berharap agar pelaksanaan test perangkat desa di Kecamatan Wringinanom, sukses dan tidak meninggalkan masalah dikemudian hari. “Saya tidak mau setelah tes perangkat ini tinggalkan noda, semuanya harus fair play”. Harap Camat Wringinanom.

Sementara Ketua Lembaga Pemantau Birokrasi Gresik Novan saat ditemui saat pelaksanaan tersebut mengatakan, bahwa sudah mendekati sempurna sesuai dengan juklak dan juknis dari pemerintah kabupaten. “Kalau sudah seperti ini, masih ada celah, terus bagaimana dengan kecamatan lain. Untuk peserta yang gagal mesti mempunyai alasan lain untuk menjatuhkan panitia P3D itu sudah biasa”. Kata Novan.

Saya salut dengan ketua AKD kecamatan Wringinanom (Eyang Noto) karena tanggap terhadap masalah-masalah yang rawan. Karena ketua AKD yang cekatan, sehingga permasalah dapat ditutup, sehingga gak ada cela. “Untuk itu saya berharap dengan pelaksanaan ini dapat dicontoh bagi kecamatan lain yang belum melaksanakan”. Tambah Novan.

Sementara itu ditempat yang sama Danramil 0817/02 Wringinanom Kapten Inf H. Zainudin, SH menuturkan yang jelas sangat mendukung kegiatan ujian yang di selenggarakan panitia P3D Kecamatan Wringinanom.
Danramil berharap kepada peserta yang lulus dalam ujian tersebut benar-benar berkualitas dan mempunyai etos kerja yang bagus, agar nantinya bisa memajukan atau menata kedepan lebih baik. (Dyo/Reed)

Admin SR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post

Ratusan Rumah Terendam Banjir Di Pamanukan, Korban Berada Dikolong Jembatan

Sen Feb 5 , 2018
JAWA TIMUR  —  sinarrayanews.com Guna menindaklanjuti Perbup No. 19 Tahun 2017 yang mengatur tentang pelaksanaan penjaringan dan penyaringan perangkat desa. Ujian yang bertempat di SMU Negeri 1 Wringinanom sebanyak 258 peserta mengikuti test perangkat desa yang terdiri dari 16 desa. Mereka berjibaku untuk menentukan nasib dan masa depan, karena hal […]