Tersangka Pembunuh Waria Modung Berhasil Diringkus Polres Bangkalan

∼Bangkalan -04-09-2020 sinarrayanews.com

Polres Bangkalan berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang di sertai pencurian terhadap seorang waria di Modung, Kabupaten Bangkalan yang di temukan tewas mengenaskan di kamar mandi dengan bersimbah darah dan muka yang lebam.

Dari keterangan 2 saksi, pada saat kejadian, para saksi hendak memotong rambut ke salon milik Asmat, ternyata salon dalam keadaan sepi bahkan pada saat itu juga mendapati salon dalam keadaan kosong dan listrik dalam kondisi padam.

Para saksi memutuskan untuk menunggu karena menduga korban sedang keluar rumah. Karena sudah cukup lama menunggu Asmat, salah satu pengunjung salon pergi ke kamar mandi yang ada didalam salon dengan maksud akan buang air besar.

Namun, dalam kamar mandi tersebut, saksi mendapati Asmat tergantung dengan lehernya terlilit selang air dan kondisinya telah meninggal.

Atas temuan tersebut, para saksi memberi tahu tetangga salon selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Modung.

Dari laporan tersebut, kemudian Sat Reskrim Polres Bangkalan bersama sama dengan Unit Reskrim Polsek Modung melakukan upaya lidik.


Barang bukti sepeda motor yang diamanakan polisi

Dari serangkaian penyelidikan, akhirnya terkuak kebenarannya bahwa Asmat tewas di bunuh seseorang. Tak lama kemudian, Satreskrim Polres Bangkalan berhasil mengamankan tersangka.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, M.H., SI.K., M.Si., menjelaskan, dari hasil interograsi, tersangka mengaku membunuh korban lantaran kesal diajak berbuat asusila.

“Karena tidak mau, disitulah percekcokan terjadi, dan akhirnya tersangka memukul kepala korban dengan kayu sebanyak 3 kali dan mengingikat tangan serta kakinya. Setelah itu, korban di seret ke kamar mandi lalu di ikat lehernya dan di gantung,” ungkap Kapolres Bangkalan.

Masih kata Kapolres, barang bukti yang sudah di amankan guna untuk penyelidikan berupa 1 buah selang warna biru panjang sekira 2,5 meter, baju korban yaitu kaos warna putih dan celana pendek warna biru, 1 lembar handuk warna merah, 1 buah kain warna merah dan biru, 2 unit sepeda motor milik korban dan tersangka dan 1 buah Hp milik korban

“Kini tersangka di jerat dengan pasal 338 KUHP jonto 551 atau pasal 351 ayat 3 junto pasal 55 dan pasal 363 ayat 1dan 5 dengan hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara,” cetus Rama.

Satreskrim polres Bangkalan masih memburu teman tersangka yang kini masih melarikan diri yang kini telah masuk daftar pencarian orang (DPO).pungkas nya

rio