Keberasilan Polda jatim membongkar sindikat Jaringan sabu internasional

 

SINARRAYANEWS.COM Surabaya – 26-8-2020. Komitmen dari Ditreskoba Polda Jatim adalah memberantas narkoba hingga ke akarnya bukan isapan jempol . Pasalnya terbukti dengan mengungkap jaringan internasional dengan total barang bukti 8,4 Kilogram Sabu dalam 2 jaringan. Sabu yang dalam kemasan teh Herbal China Guanyinwang Refined Chinese Tea warna hijau dari Malaysia.

Tersangka jaringan pertama bernama Hari Junanto Bin Adi Kusno (43) warga Simokalangan Sukomanunggal Surabaya. Dengan barang bukti 5, 3 Kilogram Sabu.

Ketiga tersangka jaringan Narkoba Internasional Malaysia / M9
Jaringan kedua bernama Lugianto bin Alyas (38) warga Belahan Nongko Wonosuryo Pasuruan dan Nafiin Saiful Anam bin Ahmad Sukamdi (23) warga Dusun Curahrejo Bareng Jombang. Dengan barang bukti 3,1 Kilogram Sabu.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko didampingi Wadir Resnarkoba AKBP Nasriadi menjelaskan, mereka adalah jaringan Narkoba Internasional. Dari hasil penyelidikan Polda Jatim yang bersangkutan adalah kurir yang menyalurkan Sabu dari Jakarta dengan tujuan Pasuruan.

“Modusnya dengan cara pengiriman dan penjemputan. Barang dibungkus dan dikemas berupa Teh Herbal dari China. Bukan produk Indonesia, paket berasal dari Malaysia setelah dijemput kemudian rencananya akan diedarkan,” jelasnya.

Masih dengan Trunoyudo, Yuridiksinya seluruh wilayah Polda Jatim termasuk Madura. Barang bukti yang didapat dari seseorang yang dipanggil Sinyo alias Pakde tidak bisa diketahui dan dinyatakan (DPO) oleh petugas

“Akibat perbuatannya tersangka dijerat Pasal 114 dan Pasal 112 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” terangnya saat relese didampingi Wadir Resnarkoba AKBP Nasriadi.

Pungkas nya (RED)