Kunker ke Pos Perbatasan, Dansatgas Pamtas RI-MLY Yonif 133/YS bagikan APD & Bahan Bangunan Ke masyarakat

Sinarrayanews.com – Sintang – Dansatgas Pamtas RI-MLY Yonif 133/YS Letkol Inf Hendra Cipta, S.Sos membagikan Alat Pelindung Diri (APD) & beberapa Bahan Bangunan ke masyarakat, Hal ini dilaksanakan bersamaan dengan kunjungannya ke pos jajaran Satgas Pamtas Yonif 133/YS, Ketungau Hulu, Kabupaten Sintang, Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (9/6/2020).

Kedatangan Dansatgas disambut meriah dengan adanya upacara serta tarian adat Dayak yang merupakan ciri khas masyarakat setempat. Dalam kegiatan tersebut, Dansatgas melaksanakan diskusi dan tanya jawab serta memberikan bantuan berupa Alat Pelinding Diri (APD) dan Bahan bangunan secara simbolis kepada Kepala kecamatan dan kepala Puskesmas Ketungau Hulu.

Dansatgas Mengatakan, Bantuan Berupa APD diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mencegah virus Covid-19 yang sedang menjadi Pandemi saat ini, dan beberapa bahan bangunan yang dapat digunakan untuk membantu merenovasi bangunan Komplek Makam Pahlawan yang ada ditempat tersebut.

“Semoga bantuan ini menjadi berkah dan bermanfaat bagi kita semua, karena TNI hadir bukan hanya untuk mengamankan perbatasan, namun juga turut serta dalam mengatasi permasalahan masyarakat disekitarnya”, ucap Dansatgas.

Sebagai perwakilan masyarakat, Bapak Suhandi, S.Km mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan APD yang diberikan satgas dan berharap kedepan TNI selalu memberikan program yang terus bermanfaat bagi masyarakat, ujar Kepala Puskesmas Ketungau Hulu Tersebut.

Bapak Jamhur (Camat Ketungau Hulu) juga turut mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan bahan bangunan kepada masyarakat dan berjanji akan digunakan sebaik-baiknya untuk merenovasi Bangunan Taman Makan Pahlawan yang ada di Kecamatan Ketungau Hulu.

Turut hadir dalam acara tersebut Wadansatgas Pamtas RI-MLY Yonif 133/YS Mayor Inf Jaya Sandana Sinulingga, Kepala Kecamatan Ketungau Hulu, Danramil Ketungau Hulu, Kapolsek Ketungau Hulu, Dan tokoh Adat, Tokoh Agama, Dan tokoh Masyarakat setempat.

Back to top button
Close
Close