Rombongan Muspida Wonosobo dipimpin Bupati Eko Purnomo melaksanakan silaturahmi ke beberapa gereja dan Klenteng serta pengecekan kesiapan swalayan Rita Pasar raya buka kembali

Sinarrayanews.com – Kegiatan dimulai dari Gereja Katolik ST Paulus. Jl Diponegoro No.11 Kab Wsb diterima oleh Pdt Romo Yuliono, Pendeta Suparmanto dan Pdt Romo Wahyu dalam sambutannya Sekda One Andang Wardoyo menyampaikan mohon doa dan dukungan dalam rangka pencegahan dan penanganan Virus Wabah Covid 19. Saat ini Pemda sedang melaksanakan kegiatan pencegahan secara masif. Harapannya adalah jangan sampai kegiatan keagamaan terpancing isu oleh New Normal sehingga tidak mematuhi protokol kesehatan.

Wakil Bupati Agus Subagyo menambahkan saat ini kita berkelililing mengadakan sosialisasi dan silahturohmi dengan maksud untuk mensosialisasikan New Normal agar bisa dipahami oleh semua pihak karena gereja merupakan pusat kegiatan keagamaan yang mempunyai massa banyak sehingga bisa tersosialisasi dengan baik untuk melaksanakan protokoler kesehatan saat khususnya sedang melaksanakan peribadatan.

Dandim 0707/Wonosobo Letkol Czi Wiwid Wahyu Hidayat menyampaikan saat ini di Wonosobo ada beberapa klaster yang menyebabkan tertutarnya virus corona ini ke masyarakat, salah satunya adalah dari klaster Bandung. Berkaitan dengan hal tersebut maka diharapkan gereja ikut membantu kelanjutan Traking dari jemaah yg sudah ada mari kita sama sama saling terbuka jangan di tutup tutupi.

Agar penyebaran dan tidak meluas. Kita membutuhkan kerja sama semua pihak agar permasalahan cepat teratasi.
Romo Yuliono Pendeta ST Paulus mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungannya kepada Forkominda. Kedatangan rombongan Muspida sangat berarti bagi kami dalam masa seperti ini. Tidak lupa Pendata melaporkan bahwa kegiatan keagamaan di Gereja ST Paulus saat ini kami batasi dan sudah berjalan sesuai protokoler kesehatan.

Kelengkapan Hensanitiser maupun tempat cuci tangan sudah kita sediakan. Terkait Jemaat Kami yang Pulang dari Lembang sudah kami tekankan untuk jaga kesehatan. Sesuai anjuran dinas kesehatan.

Pdt Romo Suparmanto menambahkan kondisi saat ini di Desa Kapencar saat ini masih sangat sulit kesadara masyarakat tentang aturan protokoler kesehatan, sedangkan dalam pelaksanaan peribadatan kami batasi hanya berkapasitas 100 orang yang mana biasanya jemaah kami sebanyak 500 orang.

Back to top button
Close
Close