Konang Tidak Layak Zona Merah, Kades Kanegarah Tegaskan Pasien Covid-19 Tinggal Di Surabaya

Sinarrayanews.com – Bangkalan, Rabu (03-06-2020), Berawal dari Salah satu pasien positif Covid-19, atas nama nyonya A (49th) alamat Jln. Nur Alam, Dusun Jelgung, Desa Kanegarah Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan Madura Jawa Timur dengan hasil Swap PCR (Positif), ternyata tinggal di Surabaya, Jawa Timur.

“Berdasarkan penyelidikan Tim Covid-19 Puskesmas Konang bahwa orang tersebut sering keluar masuk Surabaya Madura, ke Desa Kanagarah untuk silaturami dengan keluarga, tapi beliau tinggal di surabaya. menurut informasi yang kami dapat dari pihak keluarga beliau pulang ke Kanegarah tgl 15-16 mei 2020. selebihnya berada di Surabaya,” jelas Abdul Hamid kapus Konang melalui rilis laporannya.

Abdul Hamid juga memaparkan, “Hari ini selasa tgl 2/6/2020 pasien masih di rawat di RSUD Syamrabu Bangkalan, dan keluarga yang merawat beliau dari Surabaya tidak pulang ke Kanegarah,” paparnya.

Menanggapi hal tersebut, M.Makmur Kepala Desa Kanegarah merasa keberatan jika desanya dinyatakan zona merah, karna pasien tersebut tinggal di Surabaya walaupun berdomisili warga Desa Kanegarah.

“Demi kondusifitas Desa kami, saya merasa keberatan jika Desa kanegarah dinyatakan zona merah karna yang bersangkutan tidak ada di desa kami dan tinggal di Surabaya,” ucap Mamkmur Kades Kanegarah.

Dilain pihak H.sudiyo Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, saat dikonfirmasi awak media perihal penetapan zona merah pada suatu wilayah mengatakan, ada dua versi yaitu satu sesuai KTP dan yang kedua sesuai Surat Edaran (SE) dari Dinas Kesehatan Provinsi, maka jika yang bersangkutan selama 6 bulan berada di surabaya, itu tanggung jawab dari Provinsi.

“Terkait Hal ini pihak tim surveilans kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi nanti kita tunggu hasilnya seperti apa, ini masih kita perjuangkan,” jelasnya.

(zis).

Back to top button
Close
Close