Bupati Monitoring Rapid Test Pasar Pagi Wonosobo

Sinarrayanews.com – Pemda Wonosobo dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 terus gencar melaksanakan berbagai macam kegiatan salah satunya pagi ini melaksanakan Rapid test di Pasar Pagi Wonosobo yang dihadiri langsung oleh Bupati Wonosobo Eko Purnomo, SE MM.(3/6)

Bupati Wonosobo menyampaikan kegiatan rapid test ini bertujuan untuk mengetahui apakah di pasar Pagi Wonosobo ada yang terkena virus corona atau tidak. Jika ada maka akan dilakukan penanganan lebih lanjut agar tidak menular ke orang lain.

Sebab saat ini yang menjadi perhatian kita semua ada adanya transimisi lokal. Sedangkan pasar merupakan tempat berkumpulnya orang dari berbagai daerah sehingga sangat mungkin terjadinya penularan disini.

Dengan adanya rapid test ini juga merupakan ajang pendidikan masyarakat untuk selalu mentaati protokol kesehatan, sebab kalau tidak diingatkan manusia itu sering lupa, mengabaikan akan kesehatan.

Memang saat ini untuk diwilayah Wonosobo perkembangan yang terkena Covid – 19 sudah mulai menurun. Akan tetapi perlu diingat bahwa masih ada yang terkena dan itu harus menjadi perhatian kita semua.

Virus bisa menular ke kita semua. Untuk itu mari kita bersama – sama saling menjaga dan mengingatkan untuk selalu mematuhi apa yang telah ditetapkan oleh Dinas Kesehatan.

Danramil 01/Wonosobo Kapten Inf Heru Utomo yang ikut mendampingi kegiatan rapid test menyampaikan TNI selalu siap membantu Pemda dalam setiap kegiatan untuk masyarakat. Salah satunya adalah kegiatan rapid test ini. Covid -19 merupakan pademi yang harus diatasi oleh semua komponen masyarakat. Tidak bisa hanya oleh satu kelompok saja.

Untuk itu dalam rangka mempercepat proses pemutusan mata rantai penyebaran ini maka Koramil selalu mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan seperti jika keluar menggunakan masker, rajin cuci tangan pakai sabun, jaga pola hidup bersih dan rajin oleh raga. Tidak lupa menghidari kerumunan, jaga jarak.

dr. Riyanto yang ikut mengawasi kegiatan rapid test ini menambahkan bahwa pelaksanaan dilakukan secara acak terhadap semua orang yang berada dipasar ini mulai dari pedagang, pembeli, pemosok, ojek, tukang parkir, pedagang keliling. Adapun rencana akan mengambil semple sejumlah 80 orang dari perwakilan diatas.

Antusias dari warga pasar pagi ternyata sangat baik, semula mengambil 80 orang akan tetapi saat pelaksanaannya mencapai 105 orang. Dengan hasil yang diperoleh negatif semua. Dengan hasil tersebut membuat senang semua orang khususnya tenaga medis. Semoga ini benar – benar sehat semua karena test ini diambil secara acak.
Atas nama tenaga medis mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan rapid test ini khususnya para pedagang, pembeli, aparat keamanan dan semua pihak. Semua kita bersatu untuk membantu memutus penyebaran virus corona.

Triana salah satu pedagang pasar pagi yang ikut rapid test menyampaikan terima kasih kepada Pemda yang telah menyelenggarakan rapid test di pasar ini. Walaupun dengan rasa takut akan tetapi demi kebaikan bersama tetap ikut melaksanakan. Harapannya kegiatan ini sering dilakukan mengingat saat ini virus belum hilang dari Indonesia.
Pendim0707

Back to top button
Close
Close