Hallo sahabat MinK4, Jou suba…

Sinarrayanews.com – Menjadi benar itu penting, namun merasa benar itu tidak baik. Kearifan akan membuat seorang menjadi benar, tetapi bukan merasa benar. Perbedaan orang benar dan orang yang merasa benar ada beberapa poin salah satunya :

Orang benar tidak akan berfikiran bahwa iya adalah orang yang paling benar, sebaliknya orang yang merasa benar di dalam pikirannya hanyalah dirinya yang paling benar. Orang benar bisa menyadari kesalahannya, sedangkan orang yang merasa benar tidak akan merasa perlu untuk mengaku salah. Orang benar setiap saat akan instropeksi diri dan bersikap rendah hati tetapi orang yang merasa benar merasa tidak perlu instropeksi diri karena merasa paling benar maka cenderung tinggi hati. Orang benar memiliki kelembutan hati ia dapat menerima masukan dan kritikan dari siapa saja sekalipun itu dari anak kecil. Orang yang merasa benar hatinya keras ia sulit untuk menerima nasehat dan masukan apalagi kritikan. Orang benar akan selalu menjaga perkaan dan prilakunya serta berucap penuh kehati-hatian. Orang yang merasa benar berfikir, berkata dan berbuat selalu sekehendak hatinya tanpa pertimbangan dan memperdulikan perasaan orang lain. Pada akhirnya orang benar akan dihormati, dicintai dan disegani oleh hampir semua orang. Sedangkan orang yang merasa benar hanya akan di sanjung oleh mereka yang berfikiran sempit dan yang sepemikiran dengannya atau mereka yang hanya sekedar yang ingin memanfaatkan dirinya. Mari kita selalu memperbaiki diri untuk bisa menjadi benar agar tidak selalu merasa benar. Akhir kata bila kita sudah termasuk tipe orang benar tetaplah dalam kebenaran dan selalu rendah hati”.

(Pangkohanudnas, 2 Juni 2020, entry brief )

Back to top button
Close
Close