/KETUA UMUM M.FIRDAUS OIWOBO SH. : LEMBAGA KOMUNITAS PENGAWAS KORUPSI : Dengan Majunya H. Arifin Sebagai Bakal Calon Bupati di kabupaten Bima

KETUA UMUM M.FIRDAUS OIWOBO SH. : LEMBAGA KOMUNITAS PENGAWAS KORUPSI : Dengan Majunya H. Arifin Sebagai Bakal Calon Bupati di kabupaten Bima

SINARRAYANEWS.COM | TANGGERANG Dengan majunya H. Arifin sebagai Bakal Calon Bupati di kabupaten Bima Junjungan mulai mendapatkan dukungan dari berbagai unsur dibeberapa wilayah tersebar di berbagai Kecamatan yang ada di Kabupaten Bima

Dukungan Arifin untuk menjadikan sebagai orang nomor satu di Pemerintahan Kabupaten Bima mulai terlihat dengan adanya Team Relawan Bersatu Untuk H. Arifin dan adalagi tim yang memberikan nama Jaringan Firdaus Bersama Arifin(FBA) yang dipenuhi oleh kalangan muda-mudi ini juga sudah mulai terbentuk.

Ketua Tim Muhammad Firdaus Oiwobo SH mengatakan Alhamdulillah dukungan untuk ( FBA ) maju sebagai Calon Bupati Bima sudah mulai terlihat dan kita berharap Tim maupun Relawan yang sudah mulai terbentuk dibeberapa wilayah di kabupaten Bima dan Junjungan tetap komit hingga akhir Pilkada Tahun 2020,” kata Ketua Tim Muhammad firdaus Oiwobo SH Sabtu (30/05/2020) kepada sejumlah awak media.

“Kita juga meminta kepada Tim dan Relawan dapat menjalankan roda-roda kemenangan (FBA) dengan baik tetap berjalan dengan sopan dan santun jangan mudah terbentur dengan orang yang sengaja membuat sesama kita terpecah belah,” terangnya.

Ditambahkan , Saat ini H. Arifin sedang fokus untuk mendapatkan dukungan dari Partai Politik (Parpol) dan mari kita bersama berdoa agar dalam penjaringan Bakal Calon Bupati Bima H. Arifin bisa mendapatkan dukungan sebagai Calon Bupati Bima

“Kita juga sangat memberikan apresiasi kepada Tim maupun Relawan yang sudah terbentuk untuk F, B, A, walaupun proses penjaringan Bakal Calon Bupati Bima diberbagai Parpol belum selesai tapi sudah menyatakan dukungan untuk Bapak H.Arifin,” tandasnya. (tim)

sinarrayanews.com -sinyalir media -sinarrayanews.com Calon Bupati Bima, H Arifin ingin Kabupaten Bima dikembangkan sebagai salah satu Daerah Tujuan Wisata (DTW) di NTB bagian timur.

“Potensi pariwisata yang melimpah tersebut berupa potensi alam dan budaya yang berkembang di Kabupaten Bima,” kata H Arifin.

Harapan ini sangat beralasan mengingat Kabupaten Bima memiliki potensi dan daya dukung untuk menjadikan Kota Bima sebagai daerah wisata transit alternatif dan prospek pengembangan pariwisata di Kabupaten Bima.

Beberapa langkah yang harus dilakukan untuk mengembangkan sarana sarana dan prasarana pariwisata di Kabupaten Bima tersebut lanjut dia dilakukan inventarisasi dan pendataan terhadap sejumlah sarana kesehatan, transportasi, air bersih, energi, perbankan, pos,
telekomunikasi, dan usaha sarana dan jasa pariwisata.

“Termasuk data untuk menggali potensi daya tarik wisata di Kabupaten Bima yang melimpah,” kata dia.

Untuk pengembangan pariwisata di Bima tersebut, kata dia ada beberapa strategi pengembangan pariwisata Kota Bima sebagai daerah transit wisata alternatif, yakni strategi umum dan strategi alternatif.

Baca Juga : Ketua Umum KONI Lantik Mayjen TNI Joni Supriyanto Sebagai Ketua Umum PB Perbakin Periode 2018 – 2022
Strategi
umum meliputi: strategi pengembangan dan penetrasi pangsa pasar dan pengembangan
produk wisata.

Adapun strategi alternatif meliputi: pengembangan daya tarik wisata di Kabupaten Bima, peningkatan keamanan,Peningkatan produksi komodity dengan membangun kawasan pergudangan dan pabrik untuk mengelola sumber daya alam di bima pengembangan prasarana dan sarana pariwisata, promosi,
perencanaan dan pengembangan pariwisata berkelanjutan dan berbasis kerakyatan, serta
pengembangan sumber daya manusaia kepariwisataan dan lembaga pariwisata.

Ia juga menambahkan bahwa, program-program yang dirancang untuk pengembangan Kabupaten Bima sebagai daerah tujuan
wisata meliputi program penyusunan blok kawasan, program pengembangan produk wisata, program inventarisasi daya tarik wisata, program peningkatan keamanan melalui
Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling), pembangunan hotel berbintang, meningkatkan akses, rencana pengembangan sarana wisata tirta, penyediaan fasilitas toilet dan kamar mandi umum.

Upaya lain masih kata dia adalah, penyediaan ruang terbuka (open space), memperluas pangsa pasar, melakukan promosi melalui Biro Perjalanan Wisata, melakukan promosi melalui
internet dan media lainnya, mendirikan TIC (Tourism Information Centre), melaksanakan pentas kebudayaan, pelestarian nilai sosial budaya,” saya akan bawa investor besar dari asia dan timur tengah untuk mengembangkan pariwisata dan industri di bima,kebetulan saya dengan para pengusaha korea,jepang dan timur tengah saat ini sangatlah dekat” pungkas firdaus mengakhiri( red)