Halal Bihalal Virtual dan Silaturahmi Eks Peksos Supervisor PKH / Pendamping Sosial Dengan Tugas Khusus

Bandung (29/5/2020) sinarrayanews.com | Dalam menghadapi kebijakan New Normal, Pendamping Sosial Dengan Tugas Khusus siap dalam menjalankan tupoksinya kembali, di saat menyelenggarakan Silaturahmi Virtual melalui aplikasi Zoom yang di hadiri oleh Dra. Ni Masjitoh Tri Siswandewi, M.Si ( Kasubdit SDM PKH), Anang Mega Cahyo, M.Pd (Koreg PKH Jawa), dan seluruh Pendamping Sosial Khusus se Indonesia.

Anang Mega Cahyo, M.Pd selaku Kordinator PKH Regional Jawa menjelaskan beberapa arahan yaitu Tegas dalam memberikan sanksi kepada SDM PKH yang memegang KKS/ Kartu ATM dan atau Buku Tabungan milik KPM yaitu dengan tidak memperpanjang Kontrak Kerja SDM tersebut.

Tugas Pendamping Sosial di tengah pandemi wabah Covid-19 ini bertugas untuk memberikan Sosialisasi Protokol Kesehatan Pencegahan Penularan Covid-19 dan selain itu harus mengedukasi KPM supaya mengambil bantuan sampai habis, karena sudah mempunyai MOU dengan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) dan aturannya pengambilan bantuan harus semua.

Untuk pelaksanaan FDS/P2K2/Pertemuan Kelompok pada saat ini di hentikan sesuai intruksi/surat Dirjen Linjamsos, dan di jelaskan menunggu intruksi/surat terbaru serta mengikuti aturan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah contohnya adanya aturan PSBB di daerah tersebut, namun apabila sampai saat ini ada daerah yang memungkinkan dalam arti daerah tersebut Zona Hijau dan tidak ada aturan PSBB di daerah tersebut maka pelaksanakan FDS boleh di lakukan dengan memperhatikan Protokol Kesehatan Pencegahan Penularan Covid-19 serta sangat di batasi peserta KPM nya.

Pendamping Sosial Dengan Tugas Khusus harus bisa meng identifikasi setiap isu dan khususnya pelaksanaan FDS, tidak harus kaku dalam pelaksanaanya tetapi harus bisa mengembangkan kearifan lokal, sebagai pandangan contoh di wilayah Baduy Luar mereka mempunyai istilah Lakrak Likrik Lukruk, Lakrak ialah jiwa muda harus memiliki semangat bekerja, Likrik ialah menyisihkan hasil untuk menabung, dan Lukruk ialah kewibawaan menjadi lansia, itu bisa menjadi pandangan untuk bisa di implementasi dan praktekan.

Menteri Sosial pernah menjelaskan berbahagia lah karena dengan bahagia imunitas kekebalan dalam tubuh akan meningkat sehingga bagus untuk tubuh kita, jangan panik, jangan gugup tetapi tetap waspada, pergunakan bantuan sosial tersebut untuk kebutuhan bukan keinginan, konsumsi makanan yang bergizi.

Ibarat Kapal, jangan sampai kasus2 yang kecil menjadi penghancur secara keseluruhan, karena di PKH merupakan ladang amal kita, siapapun Presiden nya, Menteri nya, Dirjen nya, Koreg nya semoga PKH ini berjalan dengan baik ke depannya dan semoga SDM PKH menjalankan Program ini dengan berhasil menghasilkan Output dan Outcome yang bermanfaat.

New Normal menurut seorang Profesor yaitu tidak adanya pertambahan kasus positif corona, ataupun adanya pertambahan kasus positif corona dalam jumlah tertentu, pertambahannya makin lama, makin kecil, sehingga katakanlah melandai, apabila sudah melandai tapi tidak mencapai sumbu horizontal, ini yang kita sebut dengan new normal.(MG)

Back to top button
Close
Close