Diduga Tidak Kantongi Izin PT Coca Cola Mengangkut Limbah

Pasuruan,- sinarrayanews.com | Terungkap dump truk pengangkut limbah sludge dari PT Coca-cola Pandaan tak memiliki izin transporter limbah dari dinas terkait.

Hal tersebut disampaikan oleh ” Agus ” selaku penanggung jawab kegiatan PT coca-cola saat dilokasi pembuangan wilayah Tamandayu Kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan Jawa Timur. ” Yang angkut CV Java Pak, iya memang nggak ada izin transpoter limbah.” Ungkapnya singkat.

Perlu diketahui sludge dari PT coca-cola dalam seminggu di buang ke Tamandayu 2 (dua) hingga 3 (tiga) kali, untuk sekalai angkut di berikan ongkos Rp 300 ribu, sedangkan dalam sehari bisa angkut sampai dua ret kata sopir CV Java kepada tim ungkap fakta yuridis

“Kalau seminggu bisa 2 (dua) sampai 3 (tiga) kali pengangkutan pak, tergantung hasil produksi dan dalam sehari bisa 2 (dua) ret kalau sedang banyak sludge yang harus diangkut. ” Ungkapnya singkat.

Disinggung terkait ongkos sopir CV Java menyampaikan “Kalau ongkos hanya Rp 300 ribu pak per ret.” Pungkasnya.

Dengan adanya pemberitaan ini diharapkan pihak perusahaan maupun Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pasuruan bisa memberikan keterangan kepada tim ungkap fakta yuridis, apakah memang kegiatan tersebut tidak melanggar peraturan yang ada terkait pengangkutan sludge dari PT coca-cola. ( TEAM )

Back to top button
Close
Close