Tarik Minat Remaja, Kodim 1011/Klk Gelar Stand Kekinian di Millenial Road Safety

Tarik Minat Remaja, Kodim 1011/Klk Gelar Stand Kekinian di Millenial Road Safety

SINARRAYANEWS.COM Dalam rangka mendukung pelaksanaan penerimaan prajurit TNI AD, Kodim 1011/Kualakapuas (Klk) menyelenggarakan Kampanye Kreatif dalam bentuk Stand Pameran di acara ‘Millenial Road Safety’ Polres Kapuas, Kalimantan Tengah.

Komandan Kodim (Dandim) 1011/Klk, Letkol Kav Bambang Kristianto Bawono, mengungkapkan bahwa bersamaan dengan acara Milenial Road Safety tersebut, dirinya sengaja menyediakan Stand Khusus yang memamerkan berbagai alat dan perlengkapan serta senjata TNI kepada para pengunjung, yang rata-rata masih berusia remaja.

“(Stand) ini merupakan sarana kampanye bagi anak-anak remaja, milenial khususnya. Selain untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan kebanggaan terhadap TNI, juga mendorong kesadaran Bela Negara. Dari situ, kita harapkan, mereka dapat terdorong untuk berpartisipasi dalam bela negara, untuk menjadi anggota TNI, khususnya TNI AD,” ungkapnya dalam keterangan yang diterima AKURAT.CO, Jakarta, Minggu (10/2/2019)

Menurut Bambang, sosialisasi seperti yang dilakukannya itu disebut dengan kampanye kreatif penerimaan prajurit TNI AD dan telah dilaksanakan oleh seluruh jajaran TNI AD.

“Memulai tahun ini, sesuai program kerja, TNI AD akan melaksanakan penerimaan (anggota) dari mulai perwira melalui Akmil, bintara maupun tamtama. Saat ini pendaftaranya pun bisa dilakukan secara online dan bisa diakses melalui website resmi TNI AD yaitu tniad.mil.id,” ujarnya.

Bambang mengatakan, dengan berbagai kemudahan yang diberikan tersebut, maka peluang bagi para remaja baik pria dan wanita yang memenuhi syarat bisa dididik menjadi prajurit TNI AD.

“Termasuk, selaku aparat kewilayahan, kami juga siap memberikan bantuan konsultasi maupun pembinaan secara gratis, bagi mereka yang berminat mendaftar,” katanya.

Lebih lanjut, lulusan Akmil 2000 itu juga menegaskan bahwa sesungguhnya untuk menjadi prajurit TNI AD, sama sekali tidak ditarik biaya apapun.

“Dari mulai proses seleksi, tidak ada biaya apapun. Jika kemudian ada yang melakukan tindakan penarikan biaya, siapapun dia, silakan laporkan kepada Babinsa, Danramil maupun saya sendiri, akan kita langsung tindaklanjuti untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku di TNI AD,” ungkap Bambang.

Menurur Bambang, Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Achmad Supriyadi pun telah berulang kali menegaskan hal itu. “Jika ditemukan (pungli), maka diproses hukum. Jadi yang penting saat ini, persiapkan secara maksimal untuk berkompetisi untuk menjadi patriot bangsa,” ujarnya.

Di samping itu, menurut Bambang, dalam pameran tersebut tidak hanya mengenalkan alat dan perlengkapan TNI saja, melainkan juga untuk menarik para generasi milenial disertakan berbagai video tentang profil dan kegiatan latihan satuan TNI AD, serta menerima konsultasi bagi yang berminat menjadi prajurit.

“Anak-anak sekarang yang dikenal dengan generasi milenial sangat fasih dengan berbagai hal yang berbau teknologi dan digital. Sehingga untuk mempermudah pemahaman mereka, kita tampilkan sesuai selera kekinian, termasuk juga disiapkan photo booth dengan background TNI AD,” katanya.

Dari hasil pengamatan, lanjut Bambang, para pengunjung sangat antusias, ada yang bertanya, foto-foto bersama prajurit dan yang menariknya adalah anak-anak perempuan pun minta dicoreng mukanya selayaknya prajurit menyamar.

“Ini menggembirakan, semoga momen ini bisa menanamkan sejak dini nilai-nilai kebangsaan, patriotisme dan nasionalisme kepada generasi milenial, yang nantinya akan jadi generasi penerus bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu pelajar Budi, yang merupakan warga Mandomai saat mengunjungi stand pameran mengungkapkan perasaannya yang begitu senang dan terpanggil untuk mendaftar menjadi anggota TNI tahun ini.

“Pameran TNI AD sangat bagus, selain lebih mengenal, saya juga bangga kepada TNI. Tadi juga sempat konsultasi, karena ingin mendaftar jadi tentara, seperti bapak-bapak ini. Saya merasa senang, saya sangat mengidolakan tentara, ini cita-cita saya dari kecil, saya mengidolakan TNI karena mengajarkan kedisiplinan yang tinggi, semoga saya bisa menjadi anggota TNI tahun ini,” ujar remaja berusia 18 tahun itu.

By : SINARRAYANEWS.COM

Back to top button
Close
Close