Pertemuan Rutin KTNA Cawas di Desa Balak Songsong Masa Tanam ke -1

Pertemuan Rutin KTNA Cawas di Desa Balak Songsong Masa Tanam ke -1

SINARRAYANEWS.COM

Klaten – Kontak Tani Nelayan Andalan ( KTNA ) Cawas adakan pertemuan rutin bertempat di Balai Desa Balak Kecamatan Cawas Kabupaten Klaten
Rabu ( 21/11/2018)

Tampak hadir dalam pertemuan tersebut Koordinator Penyuluh Bpp kecamatan Cawas Slamet Mulyono dan Anggotanya, Babinsa Koramil 20 Cawas Serma Timbul Prawoto, Ketua KTNA Cawas Ir. Ngadiyono, Ketua PPH, Kepala Desa Balak dan perangkat, Gapoktan dan ketua Poktan sekecamatan Cawas dan tamu undangan lainya.

Ketua KTNA Ir. Ngadiyono mengucapkan terimakasih atas kehadiranya di acara rapat pertemuan KTNA kali ini.

Kegiatan pertemuan rutin KTNA diharapkan dapat memberikan manfaat terutama dalam Pengembangan kemandirian kelompok tani sehingga mampu melaksanakan fungsi dan peranya, Ungkap Ngadiyono.

Dalam sambutanya Koordinator Penyuluh Bpp Cawas Slamet Mulyono mengatakan bahwa pemerintah terus memperhatikan para petani untuk di berikan bantuan bibit terutama untuk menghadapi Masa tanam ke -1

Slamet Mulyono juga memberikan materi budidaya tanaman yang sehat, selain itu juga mengharapkan para petani dalam pembelian pupuk dapat memanfaatkan kartu tani yang sudah ada, segera di data lagi daerah yang sering banjir supaya dilaporkan.

Sementara itu Babinsa Koramil 20 Cawas Serma Timbul Prawoto dalam sambutanya dalam menyongsong Masa tanam pertama di harapkan para petani mengikuti para mantri Tani/PPL/Babinsa dalam bercocok tanam dengan menggunakan Pola Jajar legowo dan pupuk berimbang sehingga menghasilkan panen yang melimpah.

Serma Timbul Prawoto juga mengajak para petani untuk bersungguh – sunguh untuk memanfaatkan bantuan dari pemerintah baik berupa alsintan, Pupuk bersubsidi dan bantuan benih supaya para petani bersemangat untuk mengolah sawahnya supaya hasilnya meningkat.

“Sebagai wadah atau forum pertemuan KTNA dapat memberikan solusi setiap permasalahan yang dihadapi petani

Dalam hal ini kerjasama antara Penyuluh Pertanian dan Pendamping semakin di tuntut agar dapat menjadikan petani yang mandiri sehingga kesejahteraan petani semakin meningkat.(Litbang)